MTQ ke-44 Riau Ditutup, Kampar Finis Peringkat Tujuh dan Siap Tingkatkan Pembinaan Kafilah
RiauBISA.com, Kuansing -- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau resmi ditutup di Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang mengharumkan nama daerah selama perhelatan tersebut.
Penutupan MTQ dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau. Acara dihadiri para bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati arena utama MTQ.
Dalam sambutannya, Syahrial Abdi menegaskan bahwa berakhirnya MTQ bukan sekadar penutupan perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk semakin mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi beserta seluruh panitia yang dinilai sukses menyelenggarakan MTQ ke-44 dengan aman, tertib, dan lancar.
Syahrial menambahkan, para peserta yang berhasil meraih prestasi akan dipersiapkan menjadi bagian dari Kafilah Provinsi Riau untuk mengikuti MTQ Tingkat Nasional pada September 2026.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar melalui Pelaksana Tugas Asisten I Sekretariat Daerah Kampar, Tengku Said Hidayat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh ofisial, pelatih, qari, qariah, hafiz, hafizah, dewan pendamping, dan seluruh anggota kafilah yang telah berjuang maksimal membawa nama Kabupaten Kampar.
Ia mengatakan, capaian yang diraih tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan sehingga prestasi Kabupaten Kampar dapat meningkat pada penyelenggaraan MTQ mendatang.
"Hasil tahun ini menjadi bahan introspeksi bagi kita semua. Melalui pembinaan yang lebih terarah, persiapan yang lebih matang, serta kerja sama seluruh pihak, Kabupaten Kampar diharapkan mampu meraih prestasi yang lebih baik pada MTQ berikutnya," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi, Mukhlisin, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQ ke-44 Provinsi Riau.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas UMKM, perdagangan, jasa, dan sektor perhotelan selama pelaksanaan kegiatan.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih gelar juara umum MTQ ke-44 Provinsi Riau Tahun 2026. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bengkalis, disusul Kabupaten Kuantan Singingi di peringkat ketiga, Indragiri Hulu di posisi keempat, Kota Pekanbaru kelima, Kabupaten Siak keenam, Kabupaten Kampar ketujuh, Indragiri Hilir kedelapan, Pelalawan kesembilan, Kepulauan Meranti kesepuluh, Rokan Hulu kesebelas, dan Kota Dumai di peringkat ke-12.
Berakhirnya MTQ ke-44 diharapkan semakin menumbuhkan semangat masyarakat untuk mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia. (*)






