Pembunuh Guru MDA Muara Jalai di Kampar Ditangkap Bersama Istri di Hotel Pekanbaru
Polres Kampar Menggelar Konferensi Pers di Halaman Mapolres Kampar Terkait Pembunuhan Guru MDA di Muara Jalai Kampar, Rabu (26/1/2022) | Foto : Fauzan/Riaubisa
Riaubisa.com, Kampar - Tak butuh waktu lama bagi Polisi untuk mengungkap motif tewasnya Musdalifah (79), guru yang ditemukan tewas di dalam kamar mandinya, Senin (24/01/2022) sekira pukul 15.30 WIB di Desa Muara Jalai Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar.
Pelakunya adalah pria inisial AP (33) diamankan saat menginap di Hotel Ayola, Kota Pekanbaru, Selasa (25/1/2022) kemarin.
Waka Polres Kampar Kompol Rachmat Muchamad Salihi, SIK, MH mengatakan, bahwa motif pembunuhan korban adalah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas).
Rachmat mengatakan, dari penangkapan AP, sejumlah barang bukti hasil perampokan berhasil disita diantaranya, 40 mas yang sudah di lebur, 1 gelang Rantai dengan berat 10 mas / 25 gram, 1 cicin orang dewasa dengan berat 2 mas / 5 gram, Uang Tunai Rp. 1.970.000.
Selain itu, barang bukti lainnya 1 unit mobil avanza yang di gunakan pelaku saat kabur setelah melakukan perampokan.
“Pelaku ini melakukan kekerasan fisik saat perampokan yang menyebabkan korban tewas di TKP,” terang Rachmat, di Mapolres Kampar.
Rachmat menjelaskan, pelaku dikeahui setelah melakukan serangkaian penyelidikan usai menerima laporan pihak keluarga korban.
“Dari hasil penyelidikan diketahui pelakunya adalah AP,” ungkap Rachmat.
Setelah diketahui, pelaku terlacak telah melarikan diri ke Kota Pekanbaru. Sehingga penyidik melakukan pelacakan melalui tim IT.
“Pelaku ditangkap di Hotel Ayola Pekanbaru kamar 102 jalan lintas panam bersama istrinya sekitar pukul 04.30 WIB,” jelas Rachmat. (Fzn)






