Kunjungi Unilak, Dirlantas Polda Berikan Bansos dan Tinjau Vaksinasi Covid-19
Dirlantas Polda Riau, Kombes (Pol) Firman menyerahkan paket bansos kepada mahasiswa Unilak, Kamis (9/9/2021). Foto: Humas Unilak
RiauBisa.com, Pekanbaru - Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes (Pol) Firman Dharmanysah meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Kamis (9/9/2021). Kedatangannya disambut hangat oleh Wakil Rektor II Unilak, Hardi SE, MM dan Kepala Biro Umum. Jufrinata SH.
Tiba di Unilak, Kombes Firman berbincang-bincang dengan mahasiswa, warga dan para ibu-ibu serta petugas tenaga kesehatan yang bertugas dari RS Bhayangkara Polda Riau.
Kepada wartawan, Kombes Firman menyatakan, kehadirannya juga untuk memberikan paket bantuan sosial yang dikumpulkan oleh para alumni Akpol angkata 1997 Wira Pratama. Paket bantuan tersebut juga diberikan kepada warga Riau.
"Hari ini di Unilak dilaksanakan vaksinasi serentak sebanyak 2200 vaksin. Kemudian kita membagikan paket bansos untuk tenaga kesehatan dan mahasiswa yang membutuhkan. Ini merupakan program Bapak Kapolri," kata Kombes Firman.
Ada sebanyak 1.000 paket bansos yang diserahkan. Selain di Unilak, bansos juga diberikan kepada pedagang asongan, petugas kebersihan, panti asuhan. Penyerahan bansos ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia.
Wakil Rektor II Unilak, Hardi SE, MM mengucapkan kasih kepada Dirlantas Polda Riau, Polda Riau dan jajaran Polri.
"Bantuan bansos ini sangat membantu di masa pandemi. Terkait dengan vaksinasi kami juga ucapkan terimakasih kepada Polda Riau yang telah memberikan vaksin kepada mahasiswa dosen, pegawai dan masyarakat Rumbai sekitarnya," kata Hardi.
Pelaksanaan vaksinasi di Unilak berlangsung selama dua hari. Haini merupakan hari kedua setelah pada hari pertama kemarin sudah disuntikkan kepada sebanyak 700 orang.
"Bulan Agustus lalu, Unilak melaksanakan vaksinasi tahap pertama. Jadi vaksinasi kedua dikhususkan mereka yang vaksinasi pertamanya lalu," katanya.
Hardi juga berharap kondisi PPKM dapat terus turun ke level dua sehingga dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan prokes. (*)






