Golden Break Buktikan Komitmen Pembinaan Atlet, Siapkan Hadiah Rp472 Juta
RiauBISA.com, Pekanbaru – Komitmen mendukung pembinaan atlet biliar kembali ditunjukkan Rumah Biliar Golden Break Pekanbaru.
Tak tanggung-tanggung, turnamen biliar berskala internasional yang digelar pada 10–14 Juni 2026 ini menyiapkan total hadiah dan uang pembinaan mencapai Rp472 juta.
Ajang bergengsi tersebut menjadi turnamen kedua yang diselenggarakan Golden Break dan akan menghadirkan atlet-atlet profesional dari berbagai provinsi di Indonesia hingga mancanegara.
Selain menjadi arena perebutan gelar juara, kompetisi ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan dan peningkatan mental bertanding atlet-atlet muda Riau.
Owner Golden Break Pekanbaru, Linda Wati, mengatakan turnamen ini merupakan bentuk konsistensi pihaknya dalam mendukung kemajuan olahraga biliar di Riau sekaligus membuka ruang lahirnya generasi atlet berprestasi.
Melalui turnamen rutin seperti ini, atlet-atlet Riau memiliki kesempatan mengukur kemampuan langsung dengan pemain nasional dan internasional.
“Ini sangat penting untuk meningkatkan pengalaman dan mental bertanding mereka,” ujar Linda.
Menurutnya, semakin sering atlet lokal menghadapi lawan-lawan berkualitas, semakin matang pula kesiapan mereka saat tampil pada ajang yang lebih tinggi.
Diikuti Atlet Nasional dan Internasional
Event Director, Susanto, menjelaskan turnamen kali ini mengusung tema “Dari Riau untuk Nusantara, Satu Meja Seribu Saudara.” Tema tersebut mencerminkan semangat persaudaraan yang dibangun melalui olahraga biliar.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan berbagi pengalaman antar-atlet profesional dari berbagai daerah dan negara,” katanya.
Ia menyebutkan peserta yang tampil berasal dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah negara yang turut mengirimkan atlet terbaiknya.
Untuk hadiah, panitia menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp472 juta.
Juara pertama akan menerima Rp160 juta, runner-up Rp70 juta, sementara semifinalis masing-masing memperoleh Rp25 juta.
Selain itu, atlet yang finis di posisi 8 besar hingga 64 besar juga akan mendapatkan uang pembinaan sesuai peringkat yang diraih.
Puncak pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026, yang diprediksi menghadirkan persaingan sengit antar-atlet terbaik.
POBSI: Kesempatan Emas Asah Mental Atlet Riau
Ketua POBSI Pekanbaru, Supriyanto, menilai turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet Riau untuk menambah pengalaman sekaligus mengasah mental bertanding menghadapi lawan-lawan berkelas.
Peserta yang hadir merupakan atlet-atlet terbaik, termasuk pemain yang pernah tampil di PON dan berbagai kejuaraan nasional.
“Ini momentum yang sangat baik bagi atlet muda Riau untuk belajar dan meningkatkan kualitas permainan mereka,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Golden Break yang konsisten memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga biliar di Riau.
“Biliar kini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang diakui dunia.
Karena itu, dukungan seperti ini sangat penting untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Riau di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.(*)






