9.830 Pengunjung Datangi Museum Sang Nila Utama Riau dari Januari-Mei 2026
RiauBISA.com, Pekanbaru - Museum Sang Nila Utama Riau menjadi satu diantara destinasi edukasi yang terus menarik minat masyarakat. Sepanjang lima bulan tahun 2026, ribuan pengunjung tercatat datang untuk mengenal lebih dekat kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang tersimpan di museum tersebut.
Kepala UPT Museum Sang Nila Utama Riau, Tengku Leni Rahayu, mengatakan jumlah kunjungan museum dari Januari hingga Mei mencapai 9.830 orang. Dari seluruh kategori pengunjung, kalangan pelajar menjadi kelompok yang paling dominan.
“Total keseluruhan kunjungan Museum Sang Nila Utama Riau berdasarkan laporan dari Januari sampai Mei ada 9.830 pengunjung. Kategori terbanyak terdapat pada pelajar yaitu 7.459 orang,” ujarnya di Pekanbaru, Kamis (11/06).
Dijelaskan, tingginya angka kunjungan pelajar menunjukkan bahwa museum masih memiliki daya tarik sebagai sarana pembelajaran. Kunjungan sekolah yang dilakukan secara rutin turut berkontribusi dalam memperkenalkan sejarah daerah kepada generasi muda sejak usia dini.
Pada Januari, suasana museum tampak cukup ramai dengan total kunjungan mencapai 2.878 orang. Sebagian besar berasal dari kalangan pelajar yang datang bersama rombongan sekolah untuk mengikuti kegiatan edukatif.
“Januari totalnya ada 2.878 pengunjung. 2.088 pelajar, 170 mahasiswa, 584 umum, 36 asing. Kemudian, pada bulan Februari ada sebanyak 2.560 pengunjung terdiri dari 2.034 pelajar, 39 mahasiswa, 449 umum, 38 asing," jelasnya.
Memasuki Maret, jumlah kunjungan sempat mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut kembali meningkat pada bulan berikutnya seiring bertambahnya aktivitas pendidikan dan kunjungan wisata budaya.
“Maret terdapat 62 pelajar, 32 mahasiswa, 21 umum, 2 asing yang mengunjungi museum. Pada bulan April, pengunjung meningkat yang terdiri dari 1.672 pelajar, 110 mahasiswa, 212 umum, 76 asing,” terangnya.
Pada Mei, museum kembali menerima lebih dari dua ribu pengunjung dari berbagai kalangan. Selain pelajar dan mahasiswa, masyarakat umum juga menunjukkan minat yang cukup besar untuk berkunjung dan menikmati koleksi yang tersedia.
“Mei total pengunjung ada 2.205 orang terdiri dari 1.603 pelajar, 174 mahasiswa, 412 umum, 16 asing. Kami membuka jam operasional dari Senin sampai Jumat pukul 08.00-15.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB,” ungkapnya.
Selain memiliki koleksi sejarah yang beragam, Museum Sang Nila Utama juga menawarkan tarif masuk yang terjangkau. Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan edukasi dan kebudayaan dengan mudah.
“Tiket masuk museum untuk Warga Negara Indonesia (WNI) berkisar dari Rp3.000 bagi anak TK hingga Rp5.000 umum. Tiket untuk Warga Negara Asing (WNA) ditetapkan sebesar Rp7.500 untuk anak di bawah 10 tahun dan Rp15.000 untuk dewasa," pungkasnya.(*)






