Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD Riau, Singgung Makanan Berulat di Dapur SPPG yang ada di Bengkalis

Sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas yang ada di Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (13/05/2026) | Foto : Arifin Waruwu

RiauBISA.com, Pekanbaru - Sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas yang ada di Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (13/05/2026).

Dalam orasinya, mereka menyentil kebijakan Presiden RI Prabowo soal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyedot angka fantastis hingga menyinggung masalah kebersihan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Hari ini banyak ditemukan ulat pada makanan MBG di dapur SPPG yang salah satunya di Kabupaten Bengkalis. Kami meminta legislatif minta tolong akomodir, tolong jaga, tolong evaluasi SPPG," ujar Presiden Mahasiswa Payung Negeri Riau, saat menyuarakan orasinya.

Menurut dia, sampai hari ini masih terjadi keteledoran dalam program startegis yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk itu, pihaknya mendesak agar persoalan ini menjadi perhatian bersama.

"Kita meminta kepada DPRD Riau untuk bersama-sama mengawasi dan mengevaluasi kebersihan dapur SPPG," tegasnya lagi.

Aksi seratusan mahasiwa ini dikawal ketat oleh sejumlah aparat Kepolisian dan Satpol PP Pemprov Riau yang berjaga di pintu masuk gedung DPRD Riau.

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut di gedung DPRD Riau, juga meminta agar para anggota legislatif mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan termasuk sektor lainnya yang ada di Provinsi Riau.

Mereka berjanji, jika Ketua DPRD Riau tidak menandatangani poin-poin yang mereka suarakan, mereka akan menurunkan massa beribu kali lipat ke gedung dewan.

Sementara itu, dua anggota DPRD Riau yang berniat menerima aspirasi mahasiswa yakni, anggota Komisi I, Andi Dharma Taufik dan anggota Komisi III, Abdullah, ditolak oleh mahasiswa yang berdemo.

"Apakah kawan-kawan sepakat untuk menjumpai dua anggota dewan ini atau tidak, tidak," katanya dalam orasi disertai jawaban para mahasiswa lain yang berdemo. (*)