Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Pemkab Kampar Lakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Kemenaker RI

Riaubisa.com, Kampar - Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai sinergi program pelatihan kerja berbasis kompetensi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Direktorat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI). 

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker RI Agung Nur Rohmad dalam kesempatan yang sama juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di seluruh Indonesia.

“Kerja sama dengan pemerintah daerah adalah salah satu strategi utama kami untuk memastikan bahwa program pelatihan kerja dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kampar juga berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program pelatihan ini.

"Dengan adanya MoU ini, diharapkan terjadi peningkatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Semua pihak yang terlibat berharap bahwa kerja sama ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kampar,"ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Kampar Hambali menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Kemenaker RI.

“Kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di daerah kita, sehingga dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” ujar Hambali.

Ia menjelaskan bahwa, penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari program besar yang dirancang untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap kerja melalui berbagai pelatihan berbasis kompetensi.

"Program ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"terangnya.

Penandatanganan Mou dilakukan Pj Bupati Kampar Hambali SE,MBA,MH didampingi oleh Plt Kepala Dinas perindustrian dan ketenagakerjaan Sasminedi dan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker RI Agung Nur Rohmad. (*)