Mantan Bupati Senang Lihat Perkembangan Siak

Arwin AS didampingi eks ajudannya Indra duduk di kedai kopi yang ada di dalam RTH Siak Lawo atau Taman Tengku Agung, melihat perkembangan Kota Siak Sri Indrapura. Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

Riaubisa.com, Siak - Bupati Siak periode 2011-2006, 2006-2011 Arwin AS kerap pulang ke Siak hanya untuk melihat-lihat keindahan kota yang didesainnya sejak 11 tahun lalu.

Arwin merasa Kota Siak saat ini representasi kota nyaman untuk ditinggali di Provinsi Riau.

“Saya senang melihat Siak sekarang, tetapi ini semua belum maksimal. Pemerintah perlu bekerja keras lagi bagaimana program Siak Hijau maksimal,” kata Arwin, Senin (3/1/2022).

Kesenangannya melihat Kota Siak pada sisi kerapian tata kota, kebersihan dan keberfungsian.

Perkembangan kota yang terjadi saat ini merupakan kelanjutan pembangunan dari rancangan yang direncanakan sejak masa dia menjadi bupati Siak.

Mulai dari penataan pinggir sungai, jalan, zonasi dan permukiman. Sepanjang garis sungai, taman hijau dan bersih membentang. Di bawah kolong jembatan pun ada taman yang indah yang menjadi daya tarik Siak.

“Saya merasakan memang Siak adalah kota paling nyaman untuk ditinggali di Provinsi Riau ini,” kata dia.

Ia menceritakan kondisi Siak pada awal mula menjadi kabupaten. Infrastruktur dan anggaran sangat minim, banyak semak belukar dan gersang.

Pinggiran sungai kumuh karena menjadi tempat pembuangan warga.

“Alhamdulillah pelan-pelan kita benahi hingga terlihat bentuk. Setelah infrastruktur jalan ada, saya sendiri menanam pohon di pinggir jalan, tanpa menggunakan APBD,” ujarnya.

“Itu di jalan Raja Kecik yang rindang sekarang, Jalan Tengku Buwang Asmara dan jalan di Mempura yang rindang sekarang, itu dulu saya sendiri yang tanam,” lanjut Arwin.

Tidak hanya itu yang terkenang saat berkunjung ke Siak.

Ada taman rusa di dalam Taman Tengku Agung Kelurahan Kampung Rempak.

Rusa-rusa itu awalnya adalah rusa-rusa yang dibeli Arwin kepada masyarakat yang menangkap rusa tersebut.

“Dulu ada masyarakat menangkap rusa, kalau saya tahu saya datangi dan saya beli, agar tidak disembelih. Sekarang rusa-rusa itu masih ada dan mereka berkembang biak. Saya bersyukur mereka bisa dipelihara dengan baik,” kata dia. (*)

Tags :SiakArwin