LAMR Pekanbaru Versi Datuk Seri Rizaldi Putra Sambangi Kantor LAMR Pekanbaru, Ada Apa?
Para datuk berkumpul dan bermusyawarah dalam menyikapi persoalan dualisme kepengurusan di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Jum'at (28/1/2022) | Foto : Bambang/Riaubisa
Riaubisa.com, Pekanbaru - Pengurus LAMR Pekanbaru versi Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri Rizaldi Putra, menyambangi kantor Sekretariat LAMR Pekanbaru, Jum'at (28/1/2022).
Kedatangannya disambut Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri Muspidauan dan jajaran pengurus.
Mereka berkumpul dan bermusyawarah dalam menyikapi persoalan dualisme kepengurusan di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru.
"Hari ini saya bertemu putra Melayu, Datuk Seri Muspidauan dalam rangka bersilaturahmi dan bermusyawarah. Jadi tak ada hal yang perlu dirisaukan, sebagai anak Melayu tetap bersatu, tentunya untuk memajukan Bumi Lancang Kuning ini khususnya kota Pekanbaru," kata Datuk Seri Rizaldi Putra, kepada riaubisa.com
Dia menyebutkan, persoalan yang terjadi, jika bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah dan duduk bersama tentu dapat menyelesaikan keadaan yang terjadi.
"Kalau kita sudah duduk bersama, ada hal yang kusut sama-sama kita luruskan. Jadi, tidak ada lagi kita mempersoalkan masalah kubu. Dengan jalan musyawarah dan mufakat, kita bersama-sama bisa menyelesaikan semua persoalan," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPH LAM Kota Pekanbaru, Datuk Seri Muspidauan, menyebutkan, dalam pertemuan musyawarah saat ini, dirinya siap mengikuti arahan dan petunjuk dari LAM Riau asalkan sesuai dengan alur dan patut.
"Jadi apapun keputusannya kita ikhlas. Walaupun ada sedikit benang merah yang belum terselesaikan, kita yakin persoalan ini dapat diselesaikan secara arif dan bijak," ucap Muspidauan
Disebutnya, hasil pertemuan musyawarah ada beberapa masukan diberikan kepada Datuk Seri Rizaldi Putra melalui Datuk Seri Syahril Abu Bakar selaku ketua DPH LAM Riau.
"Kalau dapat satu bulan ini, persoalan yang ada sudah bisa diselesaikan," ungkap Muspidauan.
Hadir dalam pertemuan itu, Kapolsek Senapelan, Dewan Kehormatan Adat Melayu Riau Kota Pekanbaru Datuk Zulkifli Husein, Datuk M Taufik Tambusai, serta beberapa pengurus LAMR Kota Pekanbaru dari kedua belah pihak serta dihadiri ketua Penggawa Melayu Riau, Anjo serta 17 simpul Melayu.
Ketua Penggawa Melayu Riau, Anjo, berharap, organisasi LAMR Kota Pekanbaru ini sudah di satu pintu dan tidak ada lagi dualisme kepemimpinan.
"Kita mendukung bagaimana Melayu ini bangkit. Jadi, kami berharap kepada pemimpin-pemimpin kami, agar persoalan ini jangan sampai disini saja dan harus diselesaikan. Kami ini netral, ada 17 simpul Melayu siap mendukung LAMR Kota Pekanbaru," ungkapnya. (*)






