Rembug Paripurna (KTNA) , Riau Siapkan ± 30.000 Hektar Lahan

Rembug Paripurna KTNA Provinsi Riau di UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, Minggu (28/02/21).

Riaubisa.com, Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar membuka Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Riau masa bakti Tahun 2021-2025 di UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, Minggu (28/2/2021).

Dalam sambutannya Gubri menyampaikan bahwa pertanian masih jadi tulang punggung perekonomian nasional, karena itu pembangunan pertanian masih menjadi prioritas pembangunan.

"Termasuk juga Provinsi Riau yang menetap pertanian menjadi salah satu sektor unggulan dalam menjadikan bagian pembangunan ekonomi," kata Gubri.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengikuti programkan ketahanan pangan. Untuk itu, pihaknya menyebutkan Pemprov Riau telah menyiapkan kurang lebih 30.000 hektar lahan dari lahan yang tersedia.

"Artinya penambahan dari lahan yang tersedia," kata Gubri dalam sambutannya dalam rembug Paripurna KTNA Provinsi Riau di UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, Minggu (28/02/21).

Gubri menuturkan dari penambahan lahan yang tersebut, ada tiga kabupaten yang masuk dalam wilayah tersebut. Yang mana pihaknya telah menyampaikan permohonan untuk persetujuan terkait hal tersebut ke Kementerian Pertanian RI.

"Insyaallah sudah menyurati pak menteri, agar bisa mempresentasikan ke Kementerian Pertanian," ungkapnya.

Syamsuar menambahkan hal ini tentunya bertujuan agar Riau mendapatkan kesempatan untuk membuat food estate, terlebih lagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Yang mana akibat pandemi ini bahwa beberapa negara kekurangan pangan. 

"Untuk ketahanan pangan, pemerintah sudah tanggap terhadap persoalan ini. Hal ini juga sudah mengingat semua negara ketahanan pangan ini harus jadi perhatian," ucapnya.

Oleh karena itu, Syamsuar berharap agar semua pihak untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan ini. Karena hal ini sebagai upaya untuk penyelamatan masyarakat Indonesia termasuk di Provinsi Riau. Untuk ketahanan pangan yang juga diperhatikan antara lain bisa dengan menanam padi jagung, kedelai, ubi singkong, talas, dan juga sagu.

"Kami harapkan juga dukung program pemerintah ini termasuk penyelamatan yang ada di Indonesia termasuk di provinsi Riau," pungkasnya.