94 Ribu Anak di Riau Putus Sekolah, Ini Upaya Dilakukan Pemprov Riau

Gubernur Riau, H. Syamsuar

Riaubisa.com, Pekanbaru - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan beberapa upaya pemerintah daerah terkait pendidikan. Ia membahas berbagai upaya mengatasi anak-anak yang putus sekolah. Sebab kata Gubri ada 94 ribu anak usia sekolah di Riau yang putus sekolah.

''Tentunya ini suatu yang prihatin bagi kita. Karena kurang lebih 94 ribu anak dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK banyak yang berhenti sekolah," kata Gubri Syamsuar, Kamis (16/12/2021)

Menurut Gubri, hal ini bisa disebabkan lantaran keterbatasan biaya, juga bisa disebabkan karena keberadaan sekolah tidak ada, atau sekolah yang tersedia jauh dari permukiman. 

Untuk itu, sebagai upaya agar anak-anak di Provinsi Riau khususnya dapat melanjutkan sekolah, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah membuka SMA terbuka.

Pembangunan SMA terbuka ini, terangnya, agar anak-anak khususnya di daerah pesisir atau daerah terpencil di Provinsi Riau tetap bisa melanjutkan sekolah.

"Sesuai kewenangan kami (di Pemprov Riau) adalah SMA/SMK yaitu membuka SMA terbuka, untuk berikan ruang agar anak-anak di daerah terpencil tetap bisa melanjutkan sekolah," ujarnya.

Selanjutnya, ia juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Riau, untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan kabupaten dan kota se Riau, untuk menyediakan paket belajar sesuai tingkatan baik SD, SMP, atau SMA.

Penyediaan paket belajar ini, tentunya diharapkan dapat membantu anak-anak Riau yang putus sekolah, sehingga dapat diberikan pendidikan melalui paket belajar tersebut, dan bisa memiliki ijazah yang setara dengan tingkatan SD, SMP, dan SMA. 

"Ini salah satu upaya untuk membantu anak - anak kita yang putus sekolah, karena keterbatasan biaya atau sekolah yang belum tersedia di daerahnya," ungkapnya.

Ia menerangkan, Pemprov Riau juga memberikan bantuan beasiswa terhadap anak-anak Riau yang akan melanjutkan jenjang kuliah seperti S1, S2, atau S3. 

Gubri Syamsuar menjelaskan, Pemprov Riau juga membantu memfasilitasi melalui bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau untuk membantu anak agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya.

''Kami membantu memfasilitasi melalui Baznas, dan diharapkan Baznas kabupaten kota juga bisa melakukan hal yang sama sehingga tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan," tuturnya.

Untuk itu, ia berharap upaya Pemda ini agar dapat membantu khusus anak-anak di Provinsi Riau, untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan dan membantu anak-anak yang telah putus sekolah. Sehingga bisa dapat mendidik melalui paket belajar yang tersedia. (min/mc)