Bapenda Pekanbaru di Warning 2 Bulan Capai PAD Rp 800 Miliar, Fathullah: Kalau Tak Sampai, Cita-Citanya Mundur!
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, H Fathullah (Kiri) & Kepala Bapenda Pekanbaru, Zulhelmi Arifin (Kanan) | Ist
Riaubisa.com, Pekanbaru - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, memberikan warning (peringatan) kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, dalam waktu 2 bulan (November-Desember 2021) untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 800 miliar.
"Kalau tidak tercapai (Rp 800 miliar,red) sampaikan kepada ami (panggilan kepala Bapenda) cita-citanya mengundurkan diri dari jabatan," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fathullah, Sabtu (16/10/2021).
Menurut Fathullah, saat ini realisasi PAD yang dikejar tidak berjalan mulus dan tidak tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan.
Politisi dari Gerindra ini menjelaskan, kepala Bapenda berjanji akan mengejar target PAD Kota Pekanbaru mencapai Rp 1 triliun. Namun, hingga triwulan kedua, PAD yang didapat baru berkisar Rp 400 miliar.
"Kondisinya jauh panggang daripada api. Kalau nanti di akhir tahun pencapaian PAD Rp 600 miliar, berarti Kepala Bapenda Pekanbaru gagal," cetus Fathullah.
Agar cita-citanya tidak mundur, Fathullah memberikan saran kepada Zulhelmi Arifin atau biasa dipanggil ami untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) yang dia targetkan dalam RDP di Komisi II beberapa waktu yang lalu.
"Selama 2 bulan ini, Bapenda bekerja keras untuk mencari PAD supaya tercapai target. Kalau target Rp 800 miliar tercapai, berarti Bapenda berhasil mengejar target PAD Kota Pekanbaru," ungkapnya.






