Tak Ingin Jadi Kota Sampah
DPRD Kuansing 'Warning' Camat Kuantan Tengah; Bereskan Sampah Sebelum MTQ dan Pacu Jalur Atau Dicopot!
Anggota DPRD Kuansing, Mairizaldi | Foto : Istimewa
RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Persoalan sampah yang tidak usai di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) membuat geram kalangan legislatif yang ada di gedung parlemen.
Anggota DPRD Kuansing, Mairizaldi, mendesak Kecamatan Kuantan Tengah segera menuntaskan persoalan sampah di sejumlah titik rawan.
Desakan ini muncul jelang dua agenda besar yang ada di Kabupaten Kuansing yakni pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau yang bakal digelar Juni 2026 dan Festival Pacu Jalur yang sama-sama digelar di Kuantan Tengah.
"Kalau tidak mampu menuntaskan persoalan (tumpukan sampah) yang sedang disorot itu, kita minta Bupati Kuansing Suhardiman Amby untuk mencopot dan evaluasi Camat Kuantan Tengah. Jangan gara-gara persoalan (sampah) ini Kuansing dicap sebagai kota sampah," tegas Mairizaldi, Minggu (26/4/2026).
Menurut dia, kondisi tumpukan sampah ini merupakan tugas Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah pasca diberikan kewenangan dalam menuntaskan pekerjaan mengatasi sampah.
Pencapaian target harus ada. Sebab persoalan sampah yang masih berlanjut ini masih menjadi urgensi. Apalagi diketahui, Kabupaten Kuansing bakal kedatangan tamu-tamu penting di luar daerah dalam menyambut event besar.
"Kabarnya Menteri Agama bakal menghadiri pembukaan MTQ di Kuansing. Jangan sampai gara-gara ini image Kuansing terkenal dengan kondisi sekarang ini (tumpukan sampah)," kata Mairizaldi.
Dan Politisi Golkar itu juga mengingatkan Camat Kuantan untuk tidak lagi mencari pembenaran buat menutupi kekurangan dengan teori-teori namun fakta di lapangan sampah masih menumpuk.
"Kalau memang pihak Kecamatan tidak mampu, lebih baik mundur dari jabatannya," cetusnya. (*)






