PDIP Setuju Pembentukan Pansus Defisit

Ketua DPRD Riau, Kaderismanto. (foto/ist)

RiauBISA.com, Pekanbaru - Untuk menggali secara detil dan riil masalah defisit anggaran, fraksi PDIP DPRD Riau setuju pembentukan Panitia khusus (Pansus) terlebih karena yang menyampaikan Ketua DPRD Riau, Kaderismanto. 

Hal itu disampaikan ketua fraksi PDIP DPRD Riau, Ma,mun Solihin saat dikonfirmasi usai RDP dengan Dinas ESDM Riau, Kamis (10/7/2025).

"Kita setuju setuju saja karena ini untuk menggali secara detil dan riil terkait dengan masalah defisit anggaran Rp1,7 triliun apalagi itu yang menyampaikan juga Ketua DPRD. Jadi,  kita tinggal tunggu saja progres selanjutnya," ucapnya.

Untuk membentuk Pansus tersebut ucap Solihin, sudah ada dalam tata tertib (Tatib) dewan. Salah satunya diusulkan setidaknya dua fraksi atau gabungan fraksi disertai tandatangan anggota yang memdukung.

Saat disebut bahwa salah satu anggota fraksi PDIP DPRD Riau sendiri menilai bahwa pembentukan Pansus tersebut tidak urgensi, menurut Solihin tidak masalah karena DPRD Riau tinggal menunggu saja.

"Kalau berangkat dari person person kan bisa jadi berbeda beda. Cuma ini kan kita sama sama tahu bahwa ini disampaikan oleh Ketua DPRD terkait dengan rencana itu," ujarnya

Solihin pun tak membantah jika pembentukan Pansus tersebut karena 

desakan dari kelompok mahasiswa. Ia mengaku, bisa jadi asbabul wordnya enggak begitu mengetahui. Tetapi yang jelas pihaknya membaca dari berbagai media, kalau memang diperlukan nampaknya mau dibentuk Pansus terkait defisit tersebut.

Saat ditanya bahwa jika Pansus dibentuk secara tak langsung menyerang Paslon Gubri dan wakil Gubernur Riau yang nota bene diusung oleh PDIP Riau sendiri, dijawab Solihin bahwa tidak terkait dengan orang per orang. 

"Tapi ini sebetulnya orientasinya mana celah celah sehingga terjadi tunda bayar. Karena ini juga menyangkut transfer pusat dan dan pergeseran juga. Kalau dibentuk pun juga tidak ada targetnya siapa siapa. Tapi ini untuk perbaikan keuangan di Provinsi Riau. Saya rasa kalau memang karena adanya hasil pemeriksaan BPK, sudah memberikan konfirmasi dan klarifikasi, saya rasa sudah detail juga," pungkasnya. (fin)