Sampah dan Banjir Jadi Sorotan di HUT Kota Pekanbaru 237 Tahun

PARIPURNA - Rapat paripurna hari jadi kota Pekanbaru digelar dikantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (23/06/2021). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, didampingi tiga wakil ketua, Ginda Burnama, Tengku Azwendi Fajri, dan Nofrizal. Sementara Wali kota Pekanbaru diwakili oleh asisten I Azwan | Riaubisa.com2021

Riaubisa.com, Pekanbaru - Pekerjaan rumah menjadi catatan di masa masa akhir kepemimpinan Firdaus Ayat. Terutama yang menjadi catatan penting adalah masalah Sampah dan Banjir Jadi Sorotan di hari jadi Kota Pekanbaru ke 237 Tahun.


"Masalah dari tahun ke tahun yang tak kunjung dapat di selesai seperti banjir, sampah, dan juga masalah infrastruktur lainnya. Tentu dari PR ini dapat dimaksimalkan penyelesaian nya jelang masa jabatan habis," kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS, usai memimpin jalannya rapat istimewa HUT Kota Pekanbaru 237 di DPRD Pekanbaru, Rabu (23/06/2021).


Kalangan legislatif mengapresiasi kinerja walikota dan wakil walikota Pekanbaru yang sudah membuat banyak perubahan. Dengan adanya catatan PR itu, dia berharap kinerja tersebut dapat terselesaikan da dimaksimalkan menjelang masa jabatan terakhir.


"Kami di DPRD siap untuk membantu menyelesaikan lewat politik anggaran pada dua kali APBD lagi," tuturnya.


Rapat paripurna hari jadi kota Pekanbaru digelar dikantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (23/06/2021). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, didampingi tiga wakil ketua, Ginda Burnama, Tengku Azwendi Fajri, dan Nofrizal. Sementara Wali kota Pekanbaru diwakili oleh asisten I Azwan. Sisanya mengikuti secara virtual.


Gubernur Riau Syamsuar, mengikuti paripurna ini lewat virtual. Dalam sambutannya, dia mengucapkan tahniah dengan bertambahnya usia kota Pekanbaru sebagai ibukota Pekanbaru. Harapannya, ditahun ini wabah virus corona dapat segera berakhir.

 

"Meski helatnya dirayakan secara sederhana, tetapi tidak mengurangi makna dan arti sebuah peringatan," ucap Syamsuar dalam sambutannya.


Sementara itu, mewakili Wali kota Pekanbaru, Asisten I Azwan menyampaikan, adanya dua tempat peringatan di DPRD dan perkantoran Tenayan dilakukan karena untuk menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan klaster baru penyebaran covid.


"Harusnya Pak Wali yang menyampaikan sambutannya dari perkantoran tenayan, karena ada masalah pada sound, maka saya yang mewakili sesuai arahan Walikota," tutur Azwan.


Dikatakan Azwan lagi, untuk peringatan hari jadi Pekanbaru yang ke 237 tentu memiliki makna yang sangat berarti, karena ini merupakan peringatan hari jadi Pekanbaru yang terakhir setelah dua periode memimpin.


"Harapannya tentu menjadikan Pekanbaru sebagai the capital city of sumatera, seperti yang sudah ditegaskan pada HUT Pekanbaru sebelumnya. Dan ini merupakan harapan presiden yang disampaikan langsung oleh Mendagri lewat virtual pada upacara di kantor Tenayan," tutur Azwan.