Tukang Montir Bengkel ini Dilantik Jadi Anggota DPRD Kuansing Periode 2024-2029

Anggota DPRD Kuansing, Yusliadi | Roder

RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Nasib seseorang siapa yang tahu. Tukang montir bengkel motor di Kecamatan Kuantan Hilir, Yusliadi, terpilih menjadi wakil rakyat.

Politisi PDIP yang merupakan anak jati diri Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing, pada Senin (9/9/2024) kemarin, 35 orang Anggota DPRD Kuansing termasuk dirinya, menjalani prosesi sakral Paripurna Pelantikan Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Kuansing Periode 2024-2029.

Keseharian sosok kader banteng moncong putih dikenal sederhana dan santun. Diketahui, saat Pemilihan Legislatif 2024 Februari yang lalu,dia memperoleh suara pribadi yang cukup terbilang signifikan dengan jumlah 1933 suara.

Perolehan suara itu, berhasil mengantarkannya sebagai Anggota DPRD Kuansing terpilih dan satu-satunya kader PDI-P di dapilnya yang duduk.

"Kepercayaan yang diberikan konstituen saya ini merupakan amanah yang sangat besar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat ini dengan penuh dedikasi," Kata Yusliadi, berbincang-bincang dengan RiauBISA.com, Selasa (10/9/2024).

 

Yusliadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada warga Daerah Pemilihan (Dapil) III  yang meliputi Kecamatan Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman, Cerenti.

"Kepada seluruh warga masyarakat Kuansing Dapil III, terimakasih atas amanah yang diberikan kepada saya," tuturnya.

Ia mengakui, perjalanan menuju kursi DPRD ini tidak mudah. Proses kampanye yang panjang dan penuh tantangan serta perjuangan yang berat. Begitu juga usai terpilih, menunggu pelantikan pun membutuhkan waktu 6 bulan.

Namun itu semua telah dilaluinya dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama warga masyarakat daerah pemilihan dapil 3 yang setia memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

"InsyaAllah, saya akan memegang amanah ini dan penuh dengan dedikasi serta akan memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat yang ada di dapil III. Kita tidak akan lupa kita berasal dari seorang biasa dan itu tidak pernah berubah," ungkapnya. (*)