Isu Sekda Kuansing 'Cabut' ke Kampar, DPRD: Mau Cari APBD Besar ke Bengkalis!

Riaubisa.com, Teluk Kuantan - Kalangan legislatif membuka diri dan mempersilahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi (Kuansing), Dedy Sambudi, yang berencana ingin meninggalkan negeri jalur.

"Kalau memang sekda mau ke Kampar ya monggo, mau tetap di Kuansing ya silahkan," kata Anggota DPRD Kuansing, Darwis, Rabu (11/1/2023).

Pernyataan itu disampaikannya dalam menyikapi pernyataan Dedy yang sebelumnya telah viral di beberapa media soal 'angkat kaki' nya Dedy ke Kampar dalam pemberitaan di media online.

Itu menyoal kabar Dedy di beberapa media yang menyebutkan jika APBD Kuansing sangat minim. Tidak hanya itu, dalam pernyataan nya di beberapa media juga mengatakan jika selama dia menjabat, hubungan antara eksekutif dan legislatif mengalami 'keretakan' atau kurang kondusif. 

"Bukankah sebelum masuk ke Kuansing, sekda sudah tahu APBD Kuansing memang segitu (kecil). Ibo ati kami, dek APBD kami ketek raso raso remeh je kami,'' cetusnya.

Jika memang mau meninggalkan Kuansing, Dedy seharusnya meninggalkan kesan yang positif. Padahal dengan APBD Kuansing yang disebut kecil oleh Dedy, Pemkab Kuansing tetap bisa membangun.

"Kalau memang mau cari yang APBD besar, APBD bengkalis besar itu. Mau nyari uang yang besar jadi pengusaha aja," tegasnya.

Terkait pernyataan Dedi yang menyebut ketidak harmonisan Plt. Bupati dan Ketua DPRD Kuansing, hal itu menurutnya merupakan hal biasa.

"Itu lumrah dan biasa. Dan semuanya masih dalam koridor normal dan memang begitulah dinamika politik. Jadi sebagai sekda harus bijak menyikapinya," paparnya.

 

Persoalan ini muncul dari berbagai media soal kabar "cabutnya" Sekda Kuansing, Dedy Sambudi ke Kabupaten Kampar. Dalam pernyataannya dengan awak media, Dedy berencana "pulang kampung" ke Kabupaten Kampar, jelang lengsernya jabatan Sekda Kampar yang diisi oleh Yusri saat ini.

Dalam pernyataannya itu, Dedy menyebut bakal mengisi kekosongan Sekda Kampar karena masuk dalam radar evaluasi Pj. Bupati Kampar, Kamsol.

Dedy bahkan dikabarkan "sering bolos" dan gencar melakukan "wara-wiri" ke Kampar dan menemui sejumlah tokoh seperti Ketua LAM Kampar, LSM hingga wartawan.

"Kita jalan terus, saat ini kita berbuat saja dulu yang terbaik untuk PMI Kampar, soal jabatan Sekda itu bonus tak perlu kita rebut Yusri sudah pasti lengser," ucap Dedy, belum lama ini.

"Di Kampar saya jadi Sekda kalian juga yang enak. Selama ini kalian dapat apa dari yang sekarang, saatnya kita selamatkan Kampar," tambahnya.

"Susah kita Kuansing jauh, duit susah APBD kecil, gimana mau bantu kawan-kawan," kata Dedy.

"Plt Bupati dan Ketua DPRD Kuansing tidak akur, kita tak nyaman bekerja, kita teman semua. Adam (Ketua DPRD Kuansing) itu istrinya orang Kampar," sebutnya di beberapa media. 

Sekda Kuansing, Dedy Sambudi, di konfirmasi riaubisa.com, kemarin, malah tidak ingin berkomentar dan mengajak awak media untuk duduk bersama. "Ngopi dinda di 05," singkatnya. (*)