Pj Walikota Kunjungi Stand Dinas Pendidikan di Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022

Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun, mengunjungi stand Dinas Pendidikan saat pagelaran Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022, Rabu (15/6/2022)

Riaubisa.com, Pekanbaru - Dalam rangka memeriahkan HUT ke-238 Kota Pekanbaru, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, ambil bagian dalam mengisi stand pada acara Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022 di atrium Mal Living World, Rabu (15/6/2022). 

Usai peresmian Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022 oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, mengunjungi langsung stand Disdik Kota Pekanbaru. 

Sekretaris Disdik Pekanbaru, Muzailis, mengatakan, pihaknya sengaja memasang stand guna memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-238 tahun. Setiap OPD kata dia, mengambil bagian dalam pelaksanaan Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022. 

Adapun isi stand Dinas Pendidikan Pekanbaru yakni karya unggulan dan prestasi sekolah, mulai dari bidang Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). 

"Kegiatan Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022 juga salah bentuk sosialisasi Disdik Pekanbaru kepada masyarakat, begitu banyak prestasi sekolah dan termasuk karya-karya siswa," ujar Muzailis 

Adapun anggaran untuk mengikuti Pekanbaru Raya Fair and Expo 2022, yakni dari anggaran Dinas masing-masing, termasuk Disdik Pekanbaru sendiri. 

Sejauh ini, sambung Muzailis, untuk perkembangan dunia pendidikan di Kota Pekanbaru sudah mengalami kemajuan, namun tentunya masih ada kekurangan seperti sarana prasarana pendidikan yang belum memadai.

"Termasuk masalah guru terutama guru yang belum memiliki kompetensi dan anggaran. Namun persoalan pendidikan ini hampir sama dirasakan oleh daerah lainnya," ungkap Muzailis

Dengan kekurangan tersebut, hal ini membuat pihaknya menjadi lebih giat lagi untuk memajukan dunia pendidikan, seperti bagaimana merebut anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Tahun 2022 ini, Disdik Pekanbaru mendapatkan anggaran Rp 20 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang gunanya khusus untuk melakukan rehabilitasi sekolah, baik rehabilitasi besar maupun rehabilitasi ringan. Meskipun dana DAK ini tidak boleh membangun sekolah baru. 

"Kedepannya kita berharap dukungan semua pihak dan lapisan masyarakat untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan, sebab persoalan pendidikan bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi kita semua," tutupnya. (*)

Tags :Disdik