Pengalihan Premium Ke Pertalite Bikin Warga Pekanbaru Bingung

ANTRIAN - Sejumlah Kendaraan Melakukan Antrian pengisian Pertalite di salah satu SPBU Pekanbaru | Ist

Riaubisa.com, Pekanbaru - Warga Kota Pekanbaru dibuat bingung dengan pengalihan BBM Subsidi jenis Premium yang beralih ke BBM jenis Pertalite. Bahkan, informasinya BBM jenis premium dikabarkan hilang dari peredaran.

Dari pantauan media, Senin (22/3/2021), di sejumlah SPBU yang tersebar di Pekanbaru, terpasang pengumuman 'Pertalite Harga Premium Hemat Rp 1200'. Sejumlah kendaraan tampak mengantri untuk pengisian tersebut.

"Susah cari minyak bensin (premium) sekarang. Sudah diarahkan ke pertalite saja orang SPBU, " kata Agus, Warga yang tinggal di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru.

Bahkan Agus bercerita, kalau Premium tidak lagi dijual di Pekanbaru. Anggapan ini setelah dia melihat dalam beberapa bulan hingga saat ini, Pertamina sudah mengarahkan untuk memakai pertalite.

"Udh jelas tak akan ada lagi dijual Premium. Adapun itu hanya beberapa tempat aja. Itupun dengan kondisi terbatas," ucap Agus.

Penelusuran di sebuah SPBU di Jalan Durian dan SPBU di Jalan Tuanku Tambusai, bahkan tidak lagi mensuplai BBM Premium jenis Subsidi saat warga mencoba melakukan pengisian.

"Premium kosong. Kami tak jual lagi," kata salah satu petugas SPBU di Jalan Tuanku Tambusai.

Kebingungan tentang pengalihan BBM Premium ke Pertalite, mendapat respon dari salah satu pimpinan DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

Wakil rakyat dari Partai Demokrat ini berharap, Pertamina seharusnya melakukan sosialisasi tentang pemberlakuan yang terbaru saat ini.

"Sekarang ada promo dari Pertamina selama 6 bulan ke depan, masyarakat kita harapkan terbiasa menggunakan Pertalite. Semoga saja untuk jenis kendaraan lainnya, ada kebijakan baru dari Pertamina," kata dia.

Seperti diketahui, pemberlakuan pertalite dengan harga khusus dari pertamina inj, diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, roda tiga, mobil pelat kuning seperti angkutan umum kota (angkot) dan taksi.

Dengan harga khusus, pembelian Pertalite seharga Premium yakni Rp 6.450 per liter atau lebih hemat Rp 1.200 dari harga normal. Program ini, mengajak masyarakat beralih ke bahan bakar yang lebih berkualitas setara Pertalite RON 90. Hal tersebut agar menekan polusi udara akibat tingginya emisi gas buangan.