Ketua PWI Riau Minta Wartawan Perhatikan Rambu-Rambu KEJ & UU Pers

Ketua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang

Riaubisa.com, Siak - Ketua PWI Riau, H Zulmansyah Sekedang menyampaikan, dalam menjalankan tugas kewartawanan, UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menjadi dasar seorang yang menjalankan profesi sebagai wartawan untuk mengikuti rambu-rambu tersebut.

"Sekarang banyak UU yang mengintai wartawan. Ada namanya UU Penyiaran dan UU ITE. Itu sanksinya pidana. Sudah banyak teman-teman kita yang kena sanksi itu. Jadi kalau kita memberitakan atau mempublikasikan, seringkali ada konflik dan diajukan ke ranah hukum," Kata Zulmansyah, Jum'at (19/3/2021).

Sebelumnya, PWI Riau yang dikomandoi Zulmansyah Sekedang, melantik pengurus PWI Kabupaten Siak periode 2021-2024, Kamis (18/3/2021) kemarin. Dalam pelantikan itu, turut hadir Bupati Siak, H Alfedri.

Saat menyampaikan sambutan usai pelantikan, Zulmansyah meminta pengurus PWI Kabupaten Siak, menjalankan aturan main dalam tugasnya serta menjalankan PD PRT PWI.

"Hal yang dihindari namanya pencemaran nama baik, dua namanya fitnah dan yang ketiga memberitakan berita bohong (hoax). Itu yang sering sekali menimpa teman-teman kita para insan pers," paparnya.

Banyaknya kasus yang menimpa wartawan tak luput menjadi perhatian dari pihaknya. Bahkan dia sudah meminta kepada Dewan Kehormatan dan Dewan Penasehat untuk memberikan bekal dan orientasi kepada pengurus di daerah.

"Supaya kita paham dalam hal ini insan pers ada aturan main dan UU yang mengatur," terangnya.

Dia mencontohkan saat wawancara doorstop. Ketika wartawan menyodorkan record ke narasumber dan enggan memberikan komentar, sebagai seorang jurnalis yang paham tidak perlu meneruskan dan berhenti.

"Banyak yang tak lulus saat doorstop ini. Dan itu diuji saat Uji Kompetensi Wartawan. Ada lagi wartawan menunggu narasumber namun si narasumber belum bisa diwawancarai, maka kita harus hormati," pungkasnya.