Penyebab Kematian Mendadak Saat Tidur pada Orang Dewasa
Ilustrasi Tidur. (Foto: iStockphoto/AndreyPopov)
Riaubisa.com - Kematian mendadak atau yang dikenal juga dengan sebutan sudden arrhythmic death syndrome (SADS), biasanya dialami oleh orang dewasa pada saat sedang tertidur.
Dilansir dari BHF melalui KOMPAS.com, sindrom kematian mendadak diartikan sebagai kematian tiba-tiba akibat serangan jantung, namun penyebabnya tidak atau sulit ditemukan.
Sebagai informasi, henti jantung adalah kondisi jantung tiba-tiba berhenti memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, pernapasan menjadi terhenti dan membuat otak kekurangan oksigen.
Irama jantung (yang mengontrol detak jantung) dikendalikan oleh impuls listrik. Impuls listrik bermasalah dapat menyebabkan irama jantung abnormal atau yang dikenal dengan sebutan aritmia.
Jika tidak segera ditangani secara tepat, aritmia bisa menyebabkan serangan jantung yang dapat berakibat fatal.
Irama jantung dan impuls listrik akan hilang setelah kematian, sehingga irama jantung abnormal tidak dapat ditemukan, sedangkan struktur jantung tampak normal.
Oleh sebab itu, penyebab serangan jantung seringkali tidak dapat ditemukan dan sindrom kematian mendadak pun tidak bisa didiagnosis.
Bagaimana cara sindrom kematian mendadak didiagnosis?
BHF menjelaskan, setelah kematian mendadak, pihak medis biasanya akan melakukan post-mortem untuk mengetahui penyebab kematian.
Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Senin (28/3/2022), selama pemeriksaan post-mortem, ahli patologi akan mencari kondisi yang dapat menyebabkan kematian mendadak, seperti:
- Penyakit jantung koroner
- Serangan jantung
- Gagal jantung
- Gumpalan di paru-paru
Jika tidak ditemukan penyebab kematian yang jelas, ahli patologi dapat melakukan tes lebih lanjut, seperti:
- Melihat jaringan organ
- Melakukan tes obat-obatan atau narkoba dalam tubuh
- Meminta penilaian ahli patologi jantung.
Seseorang dinyatakan mengalami sindrom kematian mendadak jika kematian masih belum dapat dijelaskan setelah serangkaian pemeriksaan it.
Gejala sindrom kematian mendadak
Dilansir dari Healthline melalui KOMPAS.com, berikut ini gejala sindrom kematian mendadak pada orang dewasa:
- Nyeri dada, terutama saat berolahraga
Penurunan kesadaran
- Sulit bernapas
- Pusing
- Jantung berdebar kencang
Pingsan, terutama saat berolahraga
Jika mengalami gejala sindrom kematian mendadak seperti yang telah disebutkan, sebaiknya segera mencari bantuan medis. (*)






