Komunitas Guru Penggerak dan Rumah Baca SCW Gelar Diskusi Kiat Sukses Lulus CGP Angkatan 7
Kegiatan Diskusi Guru Penggerak di Rumah Baca SCW, Sabtu, 19 Maret 2022
Riaubisa.com, Pekanbaru - Pada pertengahan tahun 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia untuk pertama kalinya memperkenalkan dan meresmikan pendaftaran seleksi bagi para calon Guru Penggerak.
Melalui Program Guru Penggerak, Kemendikbud memberikan kesempatan kepada para guru-guru terbaik bangsa untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia melalui pendaftaran menjadi Guru Penggerak.
Berangkat dari alasan itu pula, Rumah Baca Salmah Creative Writing (SCW) bersama Komunitas Guru Penggerak Kota Pekanbaru menggelar Diskusi Kiat Sukses Lulus Seleksi Calon Guru Penggerak (GP) Angkatan 7, Sabtu (19/3/2022) di Pekanbaru.
Tampil sebagai pembicara M Robi Yunus, S.Kom, Guru SMPN 23 Pekanbaru, Sekretaris Guru Penggerak Kota Pekanbaru, lalu Nelda Wita, S.Pd.SD, Guru SDN 117 Pekanbaru GP angkatan 1, kemudian Landriani Nurdin, S.Pd, SD Negeri 36 Pekanbaru GP angkatan 1 dan Siti Salmah, Founder SCW.
Sementara itu puluhan peserta yang mayoritas adalah kaum hawa hadir dari berbagai sekolah yang ada di Pekanbaru.
M Robi Yunus dalam penjelasannya kepada peserta bagaimana pentinggnya saat ini jadi guru penggerak. Bagaimana pun saat ini peran utama Guru Penggerak sangatlah krusial bagi dunia pendidikan Indonesia.
"Oleh karena itulah, calon guru penggerak nantinya akan melalui berbagai proses. Para calon guru penggerak harus mengikuti pendidikan guru penggerak sebelum dinyatakan lulus menjadi guru penggerak," ujarnya.
Sementara itu, Nelda Wita, setiap guru calon guru penggerak punya potensi, tinggal bagaimana nantinya masing-masing menggali ptensinya untuk kemudian dikembangkan.
"Yang pasti jadi guru penggerak banyak untungnya, bisa mendapatkan tambahan ilmu-ilmu baru, pengalaman baru, memperluas jaringan, dapat sertifikat 306 JP, menambah pola pikiri, dilatih menjadi pempimpin," terangnya.
Di sisi lain, Landriani Nurdin, secera singkat menjelaskan kepada peserta cara mendaftar jadi calon guru penggerak, yang dilakukan secara online.
"Ada beberapa persyaratan yang harus diisi, beberapa dokumen yang harus diunggah, ini penting kita cermati agar tak salah," ujarnya mengingatkan.
Sementara Siti Salmah menjelaskan bagaimana membuat esai, hal ini penting bagi calon guru penggerak, ini juga menjadi bagian dari proses untuk menjadi guru penggerak.
"Esai ini soal sudat pandang yang sifatnya subyektif namun harus berdasarkan data dan fakta agar sudut pandang kita bisa kita pertanggungjawabkan," jelasnya. (*)






