Mayat Koki Kapal Korban KLM Samudera Indah Gt 88 Ditemukan di Perairan Meranti

Tim pos angkatan laut (Posal) Selatpanjang berhasil menemukan mayat Zakaria, koki kapal KLM Samudera Indah Gt 88, di Perairan Tanjung Sekudi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (18/2/2022) | Foto : Tim Posal Selatpanjang/Riaubisa

Riaubisa.com, Meranti - Tim pos angkatan laut (Posal) Selatpanjang berhasil menemukan mayat Zakaria, koki kapal KLM Samudera Indah Gt 88, di Perairan Tanjung Sekudi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum'at (18/2/2022).

Mayat pria 56 tahun warga Desa Meranti Bunting, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti ini, telah diserahkan terimakan melalui keluarga di Pelabuhan Nur Syaadah, Selatpanjang.

"Mayat nya sudah dibawa ke RSUD Meranti dan anggota kita kembali ke Posal," kata Danposal Selatpanjang, Letda Laut (S) Jerry Hendra.

Dijelaskannya, penemuan mayat Zakaria ini dilakukan saat tim Posal Selatpanjang, tengah beristirahat siang hari. Tiba-tiba, sesosok mayat manusia terlihat terombang ambing di tengah laut.

    Tim kata dia, melakukan evakuasi jenazah dibantu nelayan selat akar. Mayat selanjutnya dibawa menggunakan speedboat Posal Selatpanjang menuju ke pelabuhan untuk dibawa ke rumah sakit.

    Saat mayat dimasukkan ke mobil ambulan, anak korban menghampiri tim petugas guna memastikan penemuan mayat tersebut. Ketika kantong mayat dibuka, sang anak menangis, begitu mengetahui mayat tersebut adalah ayah nya.

    "Ini ayah saya bang, Zakaria namanya," ucap laki-laki yang mengaku anak korban.

       

      Untuk diketahui, satu unit kapal KLM Samudera Indah Gt.88, terbakar di Perairan Desa Melai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.

      Kapal itu terbakar saat tengah berlayar dari Kota Selatpanjang tujuan Batu Pahat, Malaysia.

        Kapal itu terbakar dengan membawa 8 orang kru. Dari 8 orang kru itu, 6 orang kru kapal selamat dan 2 orang kru belum ditemukan dan dalam proses pencarian.

        Sebelum kapal itu tenggelam, Selasa (15/2/2022) sekitar pukul 23.00 Wib, KLM Samudera Indah Gt.88 yang di nahkodai Amir Hidayat (44) berangkat dari Selatpanjang Kabupaten Meranti dengan tujuan ke Batu Pahat, Malaysia, dengan membawa muatan 84 ton arang bakau dan 50 ton tepung sagu.

        Di tengah perjalanan berlayar, sekitar pukul 01.00 Wib, nahkoda kapal melihat semburan api membesar dari kamar mesin. Melihat hal tersebut, nahkoda kapal berteriak kepada seluruh kru bahwa kapal terbakar.

          Karena kondisi itu, nahkoda memerintahkan anak buah kapal (ABK) agar melakukan penyelamatan diri melompat ke laut karena api sudah sampai ke kamar kemudi.

          Setelah memastikan seluruh kru kapal keluar dari kapal kemudi, nahkoda membawa dokumen kapal dan menyusul melompat ke laut bersama para ABK kapal.

          Adapun korban terbakar nya kapal Samudera Indah Gt.88 sebagai berikut;

             

            Korban Selamat;

            1. Amir Hidayat (44) laki-laki/ Nahkoda Kapal

              2. Afis Efendi (22) Laki-laki/Anak Buah Kapal

              3. M. Syahril (37) Laki-laki/Anak Buah Kapal

              4. Abdul Jalil (66) Laki-laki/Anak Buah Kapal

                5. M. Sukiran (22) Laki-laki/Anak Buah Kapal

                6. M. Faddli Saputra (27) Laki-laki/Anak Buah Kapal

                Dalam Pencarian (DP);

                  7. Dedi Trisnawan (39) Laki-laki/Kepala Kamar Mesin (KKM)

                  8. Zakaria (56) Laki-laki/Koki Kapal. (*)