Pasutri Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Kampar
Tim SAR melakukan penyelaman di Sungai Kampar, mencari korban tenggelam di Sungai Kampar, Sabtu (12/2/2022) | Foto : Tim Basarnas Pekanbaru/Riaubisa
Riaubisa.com, Kampar - Seorang penambang pasir, Nite Aro (35) tenggelam di Sungai Kampar, tepat di bawah Jembatan Front City, Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (12/2/2023) sekitar pukul 02.30 Wib dini hari.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, dikonfirmasi riaubisa.com, mengatakan, kabar tenggelam nya seorang laki-laki ini, pertama kali diterima dari Kantor SAR sekitar pukul 08.30 Wib, dari Kapolsek Bangkinang.
Usai mendapat kabar itu, pihak nya langsung menerjunkan 6 orang tim rescue Kantor SAR Pekanbaru sekitar pukul 08.45 Wib.
"Korban merupakan penambang pasir," ujar Ishak.
Korban adalah Pasangan Suami Istri (Pasutri). Awalnya, korban bersama istri nya Marlina Waruwu (32) berlayar mencari pasir dengan menggunakan sampan.
Setelah sampan diisi penuh dengan pasir, korban bersama istri nya menuju dermaga untuk membongkar pasir.
"Sebelum sampai dari dermaga sampan korban karam. Korban tenggelam bersama istri nya, namun istri nya dapat menyelamatkan diri, sedangkan korban masih dalam pencarian," ucap Ishak.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Bangkinang, BPBD Kampar, Tim Tagana dan masyarakat, sekitar pukul 14.30 Wib, melakukan pencarian di sekitar last know position (LKP) ke arah hilir sungai, guna mencari korban.
"Upaya penyelaman dan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh kurang lebih 2 Km, juga telah dilakukan di sekitar LKP, namun hasil nihil. Tim menghentikan sementara dan dilanjutkan esok," tutur nya. (Fzn)






