Jogetan Tanpa Prokes Plt Bupati Kuansing Dan Anggota DPRD, Begini Kata Akademisi UNRI

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dan Anggota DPRD Kabupaten Kuansing, tengah bernyanyi dan berjoget dengan biduan seksi tanpa protokol kesehatan (prokes) yang ketat | Foto : Facebook ' Kuansing Hari Ini/Riaubisa

Riaubisa.com, Kuantan Singingi - Pengamat Politik dan Pemerintahan, Dr Tito Handoko MSi, menanggapi terkait viralnya 3 orang pejabat di Kuansing yang tengah berjoget bersama dengan para biduan berpakaian seksi, tanpa mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Menurut akademisi Universitas Riau (UNRI) ini, apa yang dilakukan oleh 3 pejabat di Kuansing tersebut, tidak menunjukkan kewibawaan sebagai seorang pemimpin.

"Seharusnya seorang pemimpin dapat menjadi tauladan bagi masyarakat dan generasi muda, apalagi Kuansing yang agamis dan berbudaya," kata tito, saat dihubungi riaubisa.com, Senin (31/1/2022).

Tito juga memandang, harusnya 3 orang pejabat di Kuansing yang foto nya viral di media sosial facebook, mestinya menunjukkan jiwa seorang pemimpin yang baik bagi rakyatnya bukan malah sebaliknya.

"Sebagai pemimpin publik, mestinya patuh terhadap hukum dan peraturan, bukan malah abai dengan prokes Covid-19 yang telah disosialisasikan," ujar Tito.

 

Untuk diketahui, warga Kuansing Riau, dihebohkan dengan potongan foto di media sosial facebook, yang mana Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dan 2 orang Anggota DPRD Kabupaten Kuansing, tengah bernyanyi dan berjoget dengan biduan seksi tanpa protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dari foto yang beredar, terlihat Suhardiman Amby, tengah memegang microphone di tangan kanan dan handphone di tangan kiri nya. Nyanyian nya di pandu oleh biduan seksi yang berada persis di samping kiri.

Suhardiman Amby tampak berjoget dengan Anggota DPRD Kuansing dari Partai NasDem, Muslim serta Wakil Ketua DPRD Kuansing dari Partai Gerindra, Jufrizal.

Foto ini mendadak viral di media sosial facebook yang diunggah oleh akun 'Kuansing Hari Ini'. Dalam postingan itu, akun Kuansing Hari Ini menyayangkan atas tindakan dari para pemimpin nya tersebut.

"Seorang pemimpin harus selesai dengan dirinya sendiri, jika dengan diri mereka sendiri belum selesai, bagaimana mungkin kita percaya mereka bisa menyelesaikan dan memperbaiki negeri ini," tulis akun 'Kuansing Hari ini'

"Sedang berlangsung di Kebun Nopi, acara pembukaan Buru Alek Kuansing, para pejabat kita, tanpa menggunakan masker, melanggar prokes, sambil berjoget ria dengan beberapa perempuan berpakaian seksi. Apakah seperti ini para pemimpin dan pejabat yang akan kita jadikan panutan ? Biarlah masyarakat yang menilai... Wallahualam," tulis nya lagi.

Tangkapan layar Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dan Anggota DPRD Kabupaten Kuansing, tengah bernyanyi dan berjoget dengan biduan seksi tanpa protokol kesehatan (prokes) yang ketat | Foto : Facebook ' Kuansing Hari Ini/Riaubisa

 

Terkait tudingan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kuansing, Jufrizal, saat dikonfirmasi riaubisa.com, Minggu (30/1/2022) siang kemarin, membenarkan foto yang beredar itu adalah dirinya bersama Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dan Anggota DPRD Kuansing, Muslim.

Foto yang beredar itu saat dirinya dan Suhardiman Amby dan Muslim, tengah menghadiri kegiatan acara Persatuan Olahraga Buru Babi (Porbi) yang berlangsung di Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau, Sabtu (29/1/2022) malam.


"Plt Bupati Kuansing memang memerintahkan untuk menggunakan masker, namun saat menyampaikan kata sambutan, masker nya dibuka," ucap Jufrizal.

Sementara itu, Anggota DPRD Kuansing dari Partai NasDem, Muslim, membantah jika dirinya tidak menerapkan prokes. Meski dari foto yang beredar, tidak ada satupun yang menerapkan prokes.

"Ada apa dengan foto itu, soal masker kami letakkan dibawah meja," ucapnya membantah. (Rdr)