Partai Golkar Usul Masa Kampanye Pemilu 2024 Cukup 75-90 Hari

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung/(Dok. Golkar/Riaubisa))

Riaubisa.com, Jakarta - Terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Partai Golkar usulkan masa kampanye sekurang-kurangnya 75 hari dan paling lama 90 hari.

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, terkait dengan perbedaan pandangan antara KPU RI dan pemerintah soal durasi waktu kampanye.

"Mungkin 75-90 hari," ujar Doli Kurnia kepada wartawan, Selasa (26/1) seperti dilansir Rmol.

Kata Doli, usulan itu akan terus dikaji dengan tetap mengikuti dinamika dialog antara pemerintah dan KPU. "Belum kami putuskan itu, mangkanya cari waktu untuk pembahasan tentang tahapan, program, dan jadwal," pungkasnya.

Jadwal Pemilihan Umum 2024 akhirnya mendapat kepastian. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Parlemen, dan Pemerintah sama-sama menyepakati jadwal Pemilu jatuh pada 14 Februari 2024.

Hanya saja, masih ada sedikit pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni menyepakati berapa lama nantinya masa kampanye akan dilangsungkan.

Tetapi pemerintah yang diwakilkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berbeda usulan. Tepatnya, Pemerintah usul masa kampanye lebih singkat dibanding KPU, yakni hanya 3 bulan atau 90 hari. (*)