DR Aidil: Afiliasi PJ Kepala Daerah dengan Kepentingan Politik tak Bisa Dihindari

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau, DR Aidil Haris/(Foto:Umri.ac.id)/Riaubisa

Riaubisa.com, Pekanbaru - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau, DR Aidil Haris, turut mengamati soal masa jabatan dua kepala daerah di Riau, yakni pasangan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus-Ayat Cahyadi, dan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto akan berakhir pada Mei 2022 mendatang. 

Seperti diketahui kalau sesuai regulasi, Gubernur Riau diberi amanah untuk menetapkan Penanggungjawab (Pj) dari kalangan biroktat untuk meneruskan kepemimpinan sampai Pilkada selanjutnya.

Nah, soal yang satu ini, banyak yang menilai, penunjukan Pj tak terlepas dari unsur politis bahkan akan menguntungkan Syamsuar selaku gubernur yang juga Ketua Golkar Riau.

DR Aidil Haris mengatakan, bahwa Gubernur Riau Syamsuar harus mampu menunjuk orang yang tepat serta bebas dari intervensi.

Dalam menentukan dan berjalannya pemerintahan melalui Pj tidak akan bisa berjalan ideal. Namun gubernur harus mampu menempatkan orang yang lebih mengedepankan pelaksanana program dan tata laksana pemerintahan yang baik, bukan soal politik.

Afiliasi Pj dengan ranah politik itu hal yang tak bisa terelakkan. Maka gubernur harus mampu menunjuk Pj yang siap, karena tiap daerah dinamikanya berbeda. (*)