Waspada, Siak diselimuti asap tipis
Kabut asap terlihat di Jembatan Siak / Foto : suara
Riaubisa.com, Siak - Kabut menyelimuti Kabupaten Siak dua hari terakhir, Wilayah di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, terlihat diselimuti kabut tipis kemungkinan akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah setempat salah satunya Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.
Kabut yang menyelimuti Kabupaten Siak dua hari terakhir bisa dipastikan itu merupakan kabut asap. Demikian dikatakan Plt Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak Setya Hendro Wardhana.
Disebutkannya, kabut asap itu datang dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.
"Iya itu kabut asap bukan embun pagi, dugaan sementara akibat kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sungai Apit," kata Setya melalui sambungan seluler, Selasa (23/2/2021) dikutip dari suara
Meski begitu belum diketahui kualitas udara tersebut dikarenakan tidak berfungsinya Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah setempat. Namun sejumlah warga menyampaikan sepertinya itu adalah kabut asap mengingat kebakaran yang terjadi beberapa hari belakangan.
Kabut asap terlihat di Sungai Siak dari Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Meski begitu jarak pandang masih belum terhalang karena cuaca yang cukup cerah.
Kepala Daerah Operasional Siak Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ihsan Abdillahmenyampaikan kasus kebakaran hutan dan lahan di Siak sudah mencapai 30 Ha selama Februari 2021. Lokasi kebakaran awalnya juga di kampung Bunsur, kemudian di Sungai Mempura, Teluk Lanus, Merempan Hilir dan kampung Bunsur lagi.
Kejadian terakhir diketahui kebakaran lahan terjadi di Kampung Bunsur seluas 4 hektare, Senin (22/2). Pihaknya kesulitan memadamkan karena lahan yang semak belukar.
"Sampai sore kemarin pemadaman masih dilakukan untuk memadamkan api di bagian bawah. Lahannya juga bergambut jadi kita harus ekstra tenaga untuk melakukan pemadaman,” kata Ihsan.
Ia menyebut lahan tersebut merupakan lahan masyarakat yang berada di luar konsesi PT Arara Abadi. Penyekatan lokasi dilaksanakan sejak awal pemadaman guna menghambat jalaran api.
“Penyebabnya belum diketahui. Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan,” kata dia.






