Cuma Bayar Rp 75 Ribu, Komputer, TV dan Perabotan Bebas Dihancurkan
BANTING - Seorang Pria di San Paulo Membanting CPU Komputer di ruangan Rage Room
Riaubisa.com - Ada-ada saja cara unik yang dibuat pengusaha lokal di Kota Sao Paulo, Brazil. Untuk mengatasi stres di masa pandemi Covid-19, dia menyediakan ruangan khusus dengan nama Rage Room.
Dibekali palu berukuran besar, orang-orang diberi ruangan untuk memecahkan televisi, komputer, printer tua, menghancurkan mesin, serta kaca menjadi potongan-potongan kecil.
Untuk menggunakan tempat itu, orang-orang merogoh kocek 5 Dollar AS atau sekitar Rp 75 ribu.
Rage Room didirikan oleh Vanderlei Rodrigues (42). Ia membuka bisnis itu sebulan lalu di kawasan Cidade Tiradentes.
Sejak tempat itu dibuka, ia telah menerima cukup banyak pelanggan yang ingin melampiaskan rasa stres dan kemarahan mereka akibat pandemi Covid-19.
“Saya pikir itu adalah momen terbaik untuk dapat melampiaskan segala bentuk emosi dan kegelisahan di sini di Cidade Tiradentes," sebutnya.
Sebelum masuk ke ruangan itu, peserta dipasangi pakaian pelindung dan helem.
Selain itu mereka dikasih palu, spidol dan cat.
Selain menghantam barang-barang yang tersedia dengan palu,
mereka juga menulisi dinding di Rage Room.
Ada yang menuliskan kekesalan mereka terhadap pacar, mantan suami, korupsi, dan pekerjaan.
Alexandre de Carvalho (40) yang bekerja di bidang periklanan dan mengemudi dua jam bolak-balik untuk bekerja, berkata tentang menurunnya kesehatan akibat pandemi.
"Senang sekali datang ke sini dan melepaskan adrenalin dan perasaan yang terpendam." katanya.
Sementara itu, Luciana Holanda (35) pengangguran yang memiliki dua anak perempuan itu mengaku, lebih memilih untuk melampiaskan rasa frustrasinya di dalam Rage Room.
"Dengan semua stres yang menumpuk ini, menjadi seorang ibu, memiliki anak dan tidak dapat bekerja ... sangat baik untuk dapat melepaskan stres dan melampiaskan."
"Saya tidak akan melampiaskan rasa frustrasi saya pada putri saya atau siapa pun. Tapi saya melampiaskannya ke barang-barang itu," katanya.






