Banyak Korban di Aplikasi Michat, Dewan Desak Kominfo Blokir
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri | Foto : Fauzan Hamdani Riaubisa.com2021
Riaubisa.com, Pekanbaru - Keberadaan aplikasi Michat disebut meresahkan dan sudah banyak korban yang menggunakan jasa aplikasi tersebut. Kalangan legislatif mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) segera melakukan pemblokiran permanen.
"Maunya kita kominfo tutup (aplikasi Michat,red). Ini sudah banyak korbannya," kata Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).
Menurut dia, dampak penggunaan dari aplikasi ini terindikasi mengarah pada penyimpangan prostitusi. Dia khawatir, pembiaran dari aplikasi ini oleh pemerintah dikhawatirkan merambah di kalangan para pelajar sekolah.
"Pihak sekolah perlu meninjau penggunaan ponsel terhadap anak didiknya. Razia semua handphone pelajar dan lihat apa ada aplikasi itu (Michat,red). Ini jadi atensi dan pengawasan kita bersama," ungkap Azwendi.
Seperti diberitakan, seorang pemuda di Kota Pekanbaru berinisial DW (28) babak belur dihajar teman pria dari PSK di Hotel Parma, Jalan SM Amin, Senin (15/11/2021) lalu.
Dia dikeroyok lantaran menolak membayar usai memesan jasa Pekerja Seks Komersial (PSK) lewat aplikasi online.
Dalam kasus ini, polisi mengamankan 3 orang pelaku teman pria dari PSK yakni inisial DA (18), GR (27) dan AS (23). Mereka mengakui perbuatannya.
Dalam laporan di Polsek Tampan, Korban DW memesan PSK wanita berinisial WN untuk berkencan dengan nya di salah satu hotel melati di Panam.
DW mengakui tidak membayar jasa PSK. Sebab, antara poto dan PSK yang dipesan tidak sesuai dengan yang dia pesan di aplikasi online.
Terhadap kasus ini, Azwendi menyoroti dan meminta pelaku usaha hotel di Pekanbaru arif dan bijak lagi dalam menerima tamu yang menggunakan fasilitas hotel.
"Kalau ada kita curigai mereka (PSK,ree) bermarkas atau stay saya minta juga hotelnya diberi sanksi. Karena saya lihat modusnya sama. Mereka menyewa hotel tersebut, mereka menyiapkan kamar kemudian tamu datang," ulasnya. (fzn)






