Mobil Ayam Terjun ke Sungai di Inhil karena Jembatan Darurat Ambruk, Warganet: Gak Sudi Milih Bupati dan DPR Lagi!
Foto mobil dan ayam yang tercebur ke sungai di Reteh, Indragiri Hilir viral. Foto: Facebook
RiauBisa.com, Inhil - Insiden terjunnya mobil bermuatan penuh ayam potong ke sungai di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Indragiri Hilir, Sabtu (23/10/2021) membangkitkan kekecewaan sekaligus kemarahan warga.
Netizen yang merupakan warga setempat menumpahkan kekesalannya kepada pemerintah daerah yang dinilai tidak peduli kepada masyarakat. Soalnya, jembatan kayu yang terlihat darurat tersebut tak kunjung diperbaiki.
"Mana janji-janjimu penguasa?" tulis Natil*** mengomentari kejadian tersebut yang viral di media sosial Facebook. Baca juga: Jembatan di Pulau Kijang Inhil Ambruk, Truk Bermuatan Ayam Masuk Sungai
Diwartakan pagi tadi sekitar pukul 6 sebuah mobil bermuatan 1.000 ekor ayam potong terjun ke sebuah sungai kecil di Parit 16 Pulau Kecil, Reteh, Indragiri Hilir. Akibatnya hanya 2 ekor ayam potong yang masih hidup, selebihnya 998 ekor mati ikut tenggelam bersama mobil yang masuk ke sungai.
Foto-foto masuknya mobil viral dan ayam yang mati di sungai terus dikomentari warganet yang umumnya warga setempat. Kejadian ini dilaporkan oleh Arrahman Nawarlis dalam akun Facebook miliknya, Sabtu pagi.
Ia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden pagi tadi tersebut. Namun kerugian material mencapai puluhan juta.
Kendaraan mobil dipastikan rusak dan kemasukan air. Foto yang di-posting Nawarlis menunjukkan mobil sudah dalam keadaan terbalik di dalam sungai tersebut. Mobil tenggelam hanya tampak bagian atas sedikit di permukaan air.
Kejadian ini membuat netizen pun murka. Mereka mempertanyakan program pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jembatan tersebut. Padahal, jembatan merupakan akses transportasi utama masyarakat di wilayah pesisir selatan Riau tersebut.
"Kemana nih anggota DPRD? Jangan waktu pemilihan saja datang," komentar netizen.
"Kasihan, kok gak ada perhatian dari Pemda, Pak" tulis netizen Cahya***.
Netizen lain menyoroti sikap lamban pemerintah dalam memperbaiki jembatan kayu tersebut.
"Ya, Allah. Apakah harus menunggu korban jiwa baru ada kepedulian?" komentar Husain***.
"TKP, ini kecamatan yang paling banyak anggota Dewannya," kata Zul***
"Jangan pilih lagi, biar pun orang Reteh, bagus orang luar," kata Andre***
"Baik bupati sampai ke anggota DPR Gak sudi milih lagi'" komentar Andre*** lagi yang tampak marah. (*)






