Sakit Hati Gegara Anak, Warga Kampar Kiri Hulu Berkelahi, Bibir Dibogem 3 Kali Sampai Pecah
Ilustrasi
Riaubisa.com, Kampar - Pelaku AD alias NW (35) dan MS (36) Korban, merupakan warga Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Riau. Mereka terlibat perkelahian hingga salah satunya berurusan dengan polisi gara-gara permasalahan anak mereka yang bertengkar di sekolah.
Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Bambang Sugeng, Selasa (19/10/2021) membenarkan adanya laporan dugaan tindak penganiayaan yang masuk melalui pihaknya tersebut.
Saat ini kata dia, Pelaku AD alias NW (35) sudah diamankan oleh petugas Senin (18/10/2021) sekira pukul 15.00 Wib saat berada dikediamannya, Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Riau.
"Tersangka saat ini telah kita amankan di Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," Kata Bambang, kepada awak media.
Bambang menceritakan, kejadian ini berawal dari pelaku yang sakit hati dan merasa diremehkan saat ingin menyelesaikan perkelahian anak mereka di sekolah.
"Saat itu korban menyuruh pelaku untuk berangkat dari kampung ini dengan nada tinggi, sambil meludah ke arah pelaku," jelas Bambang.
Akibat kejadian itu, Sabtu (09/10/2021) sekira pukul 17.00 Wib, korban yang tengah berhenti di salah satu warung di Desa Tanjung Belit Selatan, tiba-tiba didatangi oleh pelaku AD alias NW dan langsung menghantam bagian pinggang korban hingga terjatuh.
"Saat korban terjatuh, pelaku kemudian menghujani ke arah muka korban sebanyak 3 kali hingga bibir korban pecah dan mengeluarkan darah," ungkap Bambang.
Korban yang tidak terima dianiaya oleh pelaku, lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Kampar Kiri.






