Bantu Pemerintah, Bupati Meranti Ingin GP Ansor Sampai Ke Akar Rumput

Bupati Meranti, HM Adil, membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) pertama, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di aula Pondok Pesantren Al-Aqobah, Gogok Darussalam, Kabupaten Meranti, Sabtu, (16/10/2021) sore | Ist

Riaubisa.com, Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil, menginginkan organisasi GP Ansor berkembang sampai ke akar rumput. Menurutnya, hal itu untuk membantu kinerja pemerintah daerah agar berjalan dengan maksimal.

Permintaan itu disampaikannya saat membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) pertama, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di aula Pondok Pesantren Al-Aqobah, Gogok Darussalam, Kabupaten Meranti, Sabtu, (16/10/2021) sore.

"Kalau bisa pengurus baru nantinya punya target, minimal 1 desa 100 anggota ansor banser, kalau dikumpul jadi 1000 anggota disetiap Kecamatan, nanti gampang kita dari Pemkab," pinta Adil, dalam pidato sambutannya.

Menurut dia, kehadiran anggota dari GP Ansor di Meranti hingga ke akar rumput sangat membantu pemerintah terutama dalam hal kegiatan sosial kemasyarakatan seperti membantu korban kebakaran, banjir atau musibah lain.

"Intinya jadi pengurus itu harus bersikap guyup dan kroyokan dalam pekerjaan agar segalanya menjadi ringan," ucap Adil.

Menurut Adil, saat ini Pemkab Meranti tengah menggencarkan 7 program strategis. Dimana salah satunya adalah program meranti cerdas.

"Dalam rencana program itu, masyarakat meranti harus sarjana, minimal 1 desa 50 sarjana, 5 magister dan 2 doktor," ucap Adil.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Meranti telah melakukan MoU dengan berbagai kampus ternama dan menganggarkan dana sebesar Rp 12,5 miliar per tahun.

Adil juga menyampaikan, program lainnya yakni berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP domisili Meranti. Program ini sudah berjalan sejak diluncurkan pada 2 Agustus 2021 lalu.

Kemudian pembuatan adminsitrasi kependudukan seperti KTP/KK dan Akte Kelahiran bakal dipersingkat menjadi 1 hari siap dengan format jemput bola hingga ke pelosok desa.

"Target dalam 1 tahun kedepan tidak ada lagi masyarakat meranti yang tidak memiliki KTP. Sekarang lahir hari ini langsung diterbitkan akte kelahiran, meninggal hari ini langsung terbit akte kematian, nikahpun hari ini langsung diantar KK/KTP saat resepsi, kalau tak berjalan itu, kita ganti kadisnya," tegas Adil.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Riau, Purwaji, mengatakan, kedepan dia berharap kepengurusan GP Ansor dan Banser lebih solid dan terus mengembangkan diri sampai ke akar rumput sesuai keinginan dari Bupati Meranti.

“Saya berharap datang lagi ke Kepulauan Meranti dalam agenda melantik seluruh pengurus ranting GP Ansor Banser se-Kepulauan Meranti," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapwesean Tenri Guling, menyebutkan, kehadiran pihaknya dalam acara itu guna bersinergi dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Salah satu mitra Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat adalah Gerakan Pemuda Ansor dimana GP Ansor yang merupakan salah satu badan otonom dari Nahdatul Ulama (NU) yang telah berdiri di Indonesia sejak tanggal 24 April 1934 ini.

"Saya yakin dan percaya apa yang sudah menjadi kebijaksanaan pemerintah akan didukung sepenuhnya oleh Gerakan Pemuda Ansor dan seluruh ulama yang hadir saat ini," ulasnya.