Korban Dugaan Pembunuhan di Pelalawan Dikenal Baik & Penurut

INTAN - Mayat Intan Aulia Sari Yang Ditemukan di Jalan Lintas Bono Km 03, Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau, Kamis (11/2/2021) sekitar 13.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi menggenaskan dan membusuk | Istimewa

Riaubisa.com, Pelalawan - Intan Aulia Sari (15) korban dugaan pembunuhan yang ditemukan tewas secara menggenaskan, dikenal baik dan penurut kepada keluarga.


"Dia (Intan,red) baik orangnya, penurut sama mamaknya. Bahkan dia mau membantu neneknya memulung," kata Luna, sahabat dari Ibu korban, bercerita kepada riaubisa.com, Sabtu (13/2/2021).


Kondisi itu dia lakukan untuk membantu perekonomian keluarga yang diketahui berasal dari keluarga kurang mampu. Bahkan, saat membantu sang nenek memulung, neneknya pun merasa kaget.


"Nggak malu bantuin nenek, ngapain malu bantu nenek mulung," kata Luna menirukan ucapan Intan semasa hidupnya.


Anak dari pasangan Sumadi dan Eva Sari ini juga dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan tidak pernah melakukan hal yang aneh. "Orangnya pemalu. Tapi dia orangnya ceria. Keceriaannya dia tunjukkan saat bermain dengan kakaknya, adiknya dan keponakannya di rumah," ucap Luna.


Seperti diketahui, Intan Aulia Sari merupakan seorang pelajar di SMPN Bernas Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, yang sempat hilang beberapa hari yang lalu. Hilangnya gadis belia umur 15 tahun ini sempat di viralkan melalui media sosial.


Saat hilang, pelajar kelas IX di SMPN Bernas ini, mengunakan baju gardigan abu-abu dan celana warna abu-abu.


Terakhir terlihat di halte SMP bernas. Saat ditemukan, mayat pelajar kelahiran 26 April 2005 ditemukan dalam kondisi menggenaskan dan membusuk di Jalan Lintas Bono Km 03, Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau, Kamis (11/2/2021) sekitar 13.30 WIB.


Jenazah Intan Aulia Sari, telah disemayamkan di Pangkalan Kerinci, pada Jum'at (12/2/2021) sekitar pukul 02.10 WIB dini hari, setelah polisi mengidentifikasi mayat korban di RS Bhayangkara Pekanbaru.


Kuat dugaan, pelajar berkulit kecoklatan itu menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan di semak belukar jalan lintas, mayat sudah menghitam. Diperkirakan sudah terbujur 2 hingga 3 hari.


Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Ario Damar SIK mengatakan, bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyidikan atas kasus tersebut.


"Ada indikasi pembunuhan. Kita tunggu hasil autopsi lengkapnya," kata dia kemarin.