Turun Level 3, STMT di Pekanbaru Bakal Digelar?

Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain MSi | Riaubisa.com2021

Riaubisa.com, Pekanbaru - Status PPKM di Kota Pekanbaru turun level, dari Level 4 menjadi Level 3. Digaungkan, Sekolah Tatap Muka Terbatas (STMT) akan digelar. Anggota DPRD Kota Pekanbaru, menyambut baik adanya kabar tersebut.

"Tentu kita sambut baik (STMT,red), dan harapan kita juga, banyak orang tua murid supaya sekolah tatap muka bisa segera direalisasikan," Kata Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain, kepada wartawan, Senin (06/09/2021).

Menurut dia, tren baik dari status covid-19 ini diharapkan dapat dipertahankan oleh prilaku masyarakat yang tetap mematuhi penerapan prokes dimana saja berada.

"Melihat tren kasus covid-19 di Kota Pekanbaru, sangat memungkinkan dan berpeluang untuk melakukan sekolah tatap muka, dan satgas juga harus sudah melakukan pemetaan wilayah," ucapnya.

Dia juga mendesak Disdik Kota Pekanbaru, mempersiapkan teknis untuk belajar tatap muka terbatas saat ini. Termasuk format yang harus dilaksanakan, yakni membagi jadwal pembelajaran, membagi jadwal masuk, dan jadwal daring. Sebab, sesuai arahan pemerintah, tahap awal sekolah tatap muka tidak bisa langsung semua.

"Intinya semua sekolah sudah harus mempersiapkan diri dengan prokes disekolah seperti yang pernah disyaratkan, menyediakan tempat cuci tangan, menyiapkan tenaga untuk mengukur suhu badan dan pengawasan penggunaan masker, " urainya.

 

Disampaikan Zulkarnain lagi, dari skema yang diterima Komisi III untuk sekolah tatap muka, dua bulan awal September dan Oktober ini polanya 50 persen tatap muka dan 50 persen belajar daring di rumah. Kemudian setelah dua bulan kedepan, akan dilakukan evaluasi hasil pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas tahap awal.

"Kita terus support untuk belajar tatap muka ini. Tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini yang penting diterapkan tiap hari," sarannya.

Untuk itu juga, dalam pekan ini Komisi III sudah mengagendakan untuk hearing dengan Disdik menyoal teknis sistem sekolah yang akan kembali di buka. "Sudah kami agendakan untuk hearing dengan Disdik, " tuturnya.