Rakor Evaluasi Haji 2026: Pemprov Riau Targetkan Langkah Konkret untuk Tahun Depan
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur.
RiauBISA.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas sektor dan optimalisasi pelayanan bagi jemaah.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Riau Tahun 1447 H/2026 M di Hotel Batiqa Pekanbaru, Selasa (28/7/2026).
Dalam pemaparannya, Zulkifli menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah pemerintah untuk memberikan pelayanan, pembinaan, serta perlindungan kepada setiap jemaah.
Upaya ini dilakukan agar jemaah dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, tertib, dan mencapai predikat haji mabrur. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan perhelatan ibadah saban tahun ini tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antarinstansi.
"Keberhasilan penyelenggaraan haji didapat dari sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, aparat keamanan, tenaga kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, serta unsur pendukung lainnya," ungkap Zulkifli.
Zulkifli menjelaskan Pemprov Riau memiliki peran strategis yang mencakup koordinasi lintas sektor, fasilitasi pelayanan, dukungan operasional, penyediaan konsumsi keberangkatan dan kepulangan, hingga penugasan Petugas Haji Daerah (PHD). Pada tahap koordinasi, Pemprov memimpin rapat persiapan, melakukan sinkronisasi tugas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berkoordinasi langsung dengan Kanwil Kementerian Agama/Kementerian Haji dan Umrah RI.
Dari sisi kebijakan dan operasional, Pemprov Riau menyusun regulasi daerah, memfasilitasi kebutuhan operasional, serta berkoordinasi aktif dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Petugas di lapangan juga melakukan pemantauan perkembangan jemaah, penanganan kondisi darurat, dan menjalin komunikasi intensif dengan keluarga jemaah di daerah asal.
Selain itu, Pemprov Riau turut memfasilitasi moda transportasi menuju embarkasi hingga kepulangan ke daerah masing-masing, memberikan pendampingan khusus bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas, serta memantau kelancaran seluruh proses operasional.
Petugas Haji Daerah yang diutus Pemprov juga berperan aktif sebagai penghubung antara jemaah dengan pemerintah daerah. Mengenai logistik dan kesejahteraan jemaah, pemerintah daerah memastikan ketersediaan fasilitas dasar secara optimal.
“Untuk makan dan minum juga kita sediakan serta memberikan pelayanan umum kepada jemaah, membantu koordinasi dengan PPIH juga menjadi penghubung antara jemaah dengan pemda melalui petugas haji daerah yang telah diutus oleh Pemprov,” terangnya.
Zulkifli berharap Rapat Koordinasi Evaluasi ini mampu melahirkan langkah-langkah konkret dan perbaikan signifikan untuk penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang. "Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji di tahun mendatang," tandasnya.(*)






