‎Sertijab, Lurah Sutikno Siap Langsung Fokus Kerja di Tempat Baru, Berikan Pelayanan Terbaik dan Berkolaborasi

RiauBISA.com, Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mempercayakan jabatan Lurah Kulim kepada Sutikno. Ia menjadi salah satu pejabat yang dilantik dan serah terima jabatan (Sertijab) pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (27/7/2026).

‎Sertijab tersebut di pimpin langsung oleh ‎Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi di Aula lantai Tiga Mal Pelayana Publik Pekanbaru, Senin (27/7/2026).

‎Dalam arahannya, ia mengingatkan para lurah yang berganti posisi agar segera fokus menjalankan tugas di wilayah kerja yang baru.

Masykur menegaskan, sejak sertijab dilaksanakan, para lurah yang dimutasi secara resmi telah mengakhiri tugas di tempat lama dan harus mulai bekerja secara efektif di lokasi penugasan yang baru.

‎"Sudah resmi bertugas di tempat yang baru. Tugas di tempat lama telah berakhir, jadi harus bisa move on dan fokus menjalankan amanah di wilayah yang baru," ujarnya.

‎Ia meminta para lurah tidak lagi terpaku dengan jabatan maupun wilayah kerja sebelumnya.

‎Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari proses pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) sekaligus upaya penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Masykur juga menegaskan, mutasi yang dilakukan bukan berarti ada lurah yang kehilangan jabatan. Seluruh lurah yang dimutasi tetap menduduki jabatan yang sama, hanya bertukar posisi sesuai kebutuhan organisasi.

‎"Ini bagian dari pembinaan. Tidak ada lurah yang nonjob, semuanya hanya bertukar posisi agar organisasi berjalan lebih baik," katanya.

Sementara itu, Lurah Kulim Sutikno menyebutkan dirinya akan siap langsung fokus kerja dalam melayani masyarakat di wilayah Kelurahan Kulim Kecamatan Kulim. 

‎"Saya tentu nya akan siap fokus kerja, apalagi kelurahan Kulim bukan hal baru kedepannya akan lebih maksimal melayani masyarakat, "pungkasnya.

‎Lurah Sutikno menyebutkan, Sesuai arahan dari bapak walikota Pekanbaru bahwa jabatan lurah harus  menjadi pemecah masalah di wilayah kerja untuk masyarakat yang aman dan saling bersinergi dan kolaborasi. 

Pak Walikota juga berpesan dan memberikan perhatian khusus kepada para lurah yang kini menjadi ujung tombak pelayanan publik di tingkat paling dekat dengan warga. Menurutnya, seorang lurah harus mampu membaca kondisi wilayah dan menyelesaikan persoalan sebelum masalah tersebut berkembang ke tingkat kecamatan.

‎"Lurah harus dekat dengan warga. Persoalan yang bisa diselesaikan di kelurahan harus dituntaskan di kelurahan. Jangan hanya melempar persoalan ke atas, tetapi harus hadir memberikan solusi," tegasnya.(*)