Pencairan Kerjasama di Humas DPRD Riau Masih Mangkrak
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto (foto/ist)
RiauBISA.com, Pekanbaru - Puluhan wartawan yang sehari-hari meliput di Gedung DPRD Riau kini diliputi keresahan. Pasalnya, pencairan kerjasama di Humas Sekretariat DPRD Riau sejak Februari hingga kini tak kunjung jelas.
Dari beberapa kali kesempatan pasca mutasi besar-besaran di lingkungan Setwan DPRD Riau, puluhan wartawan sudah berupaya agar menggesa pencairan kerjasama tersebut. Salah satunya dengan menghadap langsung ke Ketua DPRD Riau Kaderismanto, beberapa pekan lalu.
Saat itu, Kaderismanto langsung memanggil Setwan DPRD Riau Renaldi dan Kabag Umum Zulkarnain untuk menjelaskan duduk persoalan terkait mangkraknya pencairan kerjasama tersebut.
Dalam penjelasannya, Setwan Renaldi mengungkapkan bahwa kendala yang dialami adalah pada administerasi. Dimana semua pegawai baik di bagian umum maupun di Humas semua pegawai baru.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Riau Kaderismanto meminta Setwan Renaldi agar mengupayakan administrasi tersebut secepatnya. Terlebih karena pada coffee morning sebelumnya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto sudah mendeadline Sekwan agar menuntaskan semua persoalan selambat-lambatnya dalam 2 minggu ini.
Namun seiring perjalanan waktu, pencairan kerjasama yang ditunggu-tunggu tak kunjung jelas. Hal ini diketahui dari pernyataan Kabag Umum Zulkarnain saat dikonfirmasi pada Senin (20/07/2026) kemarin bahwa pihaknya masih dalam proses verifikasi.
"Iya pak, izin menyampaikan bahwa masih proses verifikasi..mohon minta waktunya pak," ujarnya.
Namun saat dikonfirmasi kembali hari ini, Kamis (23/07/2026) terkait proses verifikasi dan penandatanganan ulang kwitansi, Zulkarnain memilih bungkam.
Sebelumnya, berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, terkait kinerja Sekwan DPRD Riau itu, sudah di deadline oleh Plt. Gubernur Riau agar menuntaskan dalam minggu ini.
Bukan saja dana Sosper dewan, dana kerjasama wartawan DPRD Riau di Humas juga harus tuntas paling lambat dalam 2 pekan ini.
Seperti diketahui, posisi Sekretaris DPRD Riau, Renaldi SSos kini sedang berada di ujung tanduk akibat gelombang protes dari internal lembaga legislatif.
Sebanyak enam fraksi dikabarkan secara resmi melayangkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya melalui sebuah rapat dewan, Rabu (17/6/2026).
Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber di DPRD Riau menyebutkan, sikap tegas ini diambil oleh hampir seluruh perwakilan partai politik yang berkantor di gedung wakil rakyat tersebut.
Dari keseluruhan kelompok fraksi yang ada, tercatat hanya Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memilih untuk tidak ikut serta dalam mosi penolakan ini.
Alasan utama yang mendasari gerakan mayoritas anggota dewan tersebut berakar pada penilaian hasil kerja.
Kinerja pejabat terkait dinilai sangat buruk sehingga dianggap tidak mampu menjalankan tugas pokok untuk memfasilitasi berbagai kegiatan operasional dan administrasi kedewanan secara maksimal. (fin)






