Wabup Bengkalis Resmi Buka Durian Fest 2026, Angkat Warisan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat
RiauBISA.com, Bengkalis -- Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, resmi membuka Bengkalis Durian Fest 2026 di Lapangan Tugu Bengkalis, Jumat (3/7/2026). Festival durian perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga bekerja sama dengan Sanggar Renjana ini diharapkan menjadi ajang pelestarian tradisi, promosi durian lokal, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati kawasan Lapangan Tugu untuk menikmati berbagai varietas durian khas Bengkalis dan beragam produk olahan UMKM.
Dalam sambutannya, Bagus Santoso mengatakan Bengkalis Durian Fest merupakan momentum untuk mengangkat kembali tradisi musim durian yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.
Menurutnya, durian Bengkalis telah dikenal luas hingga Pekanbaru, Batam, Jakarta, bahkan Singapura dan Malaysia, sehingga sudah saatnya Kabupaten Bengkalis memiliki festival sebagai media promosi sekaligus kebanggaan daerah.
"Durian bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi merupakan pusaka yang harus kita jaga. Keberadaan pohon-pohon durian yang telah berusia puluhan hingga ratusan tahun menjadi bukti kekayaan alam sekaligus warisan budaya masyarakat Bengkalis," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan pohon durian dengan menanam kembali di kebun maupun pekarangan rumah sebagai investasi ekonomi sekaligus menjaga identitas daerah.
"Warisan ini harus terus kita pelihara. Tanam kembali pohon durian sehingga selain menjaga identitas daerah, juga menjadi sumber penghasilan masyarakat pada masa mendatang," katanya.
Bagus berharap Bengkalis Durian Fest dapat berkembang menjadi agenda wisata tahunan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah untuk menikmati cita rasa durian khas Bengkalis sekaligus mengenal produk-produk unggulan UMKM.
"Festival ini bukan hanya menghadirkan durian untuk dinikmati bersama, tetapi juga menjadi media promosi daerah. Ketika orang datang ke Bengkalis, membeli produk UMKM, dan mengenal potensi yang kita miliki, maka festival ini akan memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Usai membuka festival, Wakil Bupati bersama Ketua TP PKK Bengkalis Siti Aisyah meninjau stan durian dan produk olahan UMKM, berdialog dengan para pelaku usaha, serta menikmati durian bersama masyarakat.
Bengkalis Durian Fest 2026 berlangsung selama tiga hari dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti bazar UMKM, pameran produk olahan durian, pertunjukan seni budaya, dan hiburan masyarakat. Pada malam penutupan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga akan memberikan penghargaan kepada keluarga dan komunitas yang selama ini konsisten menjaga kebun durian pusaka sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian warisan budaya lokal. (*)






