Pejabat di Kuansing Pilih Bungkam dan Padamkan Nomor HP Buntut Dugaan Penggeledahan KPK?
Rumah Dinas Sekda Kuansing, mendadak tertutup dan sepi pasca adanya informasi operasi senyap yang dilakukan KPK, Senin (29/6/2026) | Foto : Roder
RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Terkait informasi operasi senyap oleh KPK, beberapa nomor pejabat di Kuantan Singingi (Kuansing) padam total. Ada pula pejabat yang saat nomor yang dihubungi lewat panggilan WhatsApp hanya memanggil (bukan berdering).
Terpantau, Senin (29/6/2026) rumah dinas Bupati Kuansing dan Sekda Kuansing, dijaga oleh aparat bersenjata lengkap.
Banyak pergerakan di dua rumah tersebut. Mulai dari pengantaran nasi bungkus hingga ada petugas yang siaga. Kedua rumah dinas itu tertutup rapat. Tak ada yang boleh masuk ke sana, selain petugas yang berkepentingan.
"Pokoknya lagi senyap di sini. Semua orang tak ingin ikut campur dan takut salah cakap," kata salah seorang warga sekitar lokasi.
Sekadar informasi, Kabupaten Kuansing mendadak senyap usai adanya informasi operasi yang dilakukan lembaga anti rasuah KPK.
Isu dan rumor yang berkembang tak main-main. Disebut-sebut bupati beserta sejumlah pejabat Pemkab di sana diperiksa KPK. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Mapolres Kuansing.
Wartawan tak dibolehkan untuk masuk ke Mapolres. Rumah dinas bupati juga sepi dan pagar tertutup. Namun, ada sejumlah mobil yang parkir di halaman dan teras rumah dinas tersebut.
Rumah dinas sekda juga ditutup rapat. Sejumlah media yang hendak memantau secara langsung dilarang memasuki pekarangan. (*)






