Hari Jadi Ke-18, RSUD Petala Bumi Perkuat Komitmen Pelayanan

RiauBISA.com, Pekanbaru - RSUD Petala Bumi memperingati hari jadinya yang ke-18. Dengan mengusung tema “18 Tahun Mengabdi Melayani Sepenuh Hati”, dinilai sangat relevan sebagai cerminan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan bahwa pelayanan yang dilakukan dengan hati merupakan hal utama dalam menjalankan tugas di sektor kesehatan. Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan harus menjadikan nilai kemanusiaan sebagai landasan dalam memberikan pelayanan.

“Tema ini sangat tepat karena melayani dengan hati adalah hal utama dalam mengemban tugas kita. Pelayanan kesehatan bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga kepedulian dan ketulusan kepada masyarakat,” ujar Zulkifli saat menjadi pembina apel Hari Jadi RSUD, Rabu (24/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyoroti komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola rumah sakit melalui regulasi baru. Ia menyebutkan bahwa Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur berbagai aspek penting penyelenggaraan rumah sakit.

Salah satu poin penting dalam regulasi tersebut adalah aspek klasifikasi rumah sakit yang disesuaikan dengan kompetensi pelayanan masing-masing. Dengan demikian, setiap rumah sakit diharapkan mampu memberikan layanan sesuai kapasitas dan standar yang telah ditetapkan.

Selain itu, regulasi tersebut juga mengatur peninjauan terhadap pelayanan rumah sakit secara menyeluruh. Peninjauan mencakup peraturan internal rumah sakit, staf, hingga fungsi dewan pengawas dalam mendukung tata kelola yang baik.

Zulkifli menambahkan digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan kesehatan saat ini. Menurutnya, seluruh sistem digital rumah sakit harus terintegrasi sehingga proses pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Regulasi tersebut juga menekankan pentingnya penguatan rumah sakit pendidikan serta aspek akuntabilitas. Zulkifli mengingatkan bahwa sanksi akan diberikan kepada rumah sakit yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menutup amanatnya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RSUD Petala Bumi atas dedikasi selama 18 tahun melayani masyarakat. Ia mewakili Pemprov Riau berharap, rumah sakit ini akan terus melayani dan mengabdi pada masyarakat.

“Kami mengucapkan tahniah dan selamat kepada seluruh keluarga besar RSUD Petala Bumi. Jayalah RSUD Petala Bumi dan teruslah menjadi rumah sakit yang mengabdi serta melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan hari jadi tersebut, RSUD Petala Bumi juga menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmennya dalam implementasi integrasi sistem antrean online dan sistem klaim. Penghargaan tersebut turut mencakup implementasi E-SEP (Elektronik Surat Eligibilitas Peserta) sebuah inovasi dari BPJS Kesehatan yang menggantikan lembaran cetak fisik, Finger Print, FRISTA, inovasi teknologi pengenalan wajah untuk memverifikasi identitas peserta JKN-KIS, serta Bridging Farmasi di lingkungan RSUD Petala Bumi.

Selain menerima penghargaan, RSUD Petala Bumi juga meresmikan pojok baca sebagai fasilitas pendukung bagi pasien dan pengunjung. Kehadiran pojok baca diharapkan dapat meningkatkan literasi sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berada di lingkungan rumah sakit.(*)