BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini
RiauBISA.com, Pekanbaru - Cuaca di Provinsi Riau pada Jumat (19/6/2026) diprakirakan lebih dinamis dibandingkan sehari sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan berpotensi terjadi di banyak wilayah mulai siang hingga malam hari, bahkan dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menyampaikan pada pagi hari kondisi cuaca umumnya berada pada kategori udara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan telah terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis.
“Berdasarkan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujar Bella.
Memasuki siang hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.
Potensi hujan kemudian meluas pada sore hingga malam hari dan diprakirakan terjadi hampir di sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis serta Kota Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk beberapa daerah. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kota Dumai pada siang, sore hingga malam hari,” kata Bella.
Untuk parameter cuaca lainnya, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
"Di wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah, sehingga kondisi pelayaran secara umum masih relatif aman," ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan data hotspot pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat terdapat 52 titik panas di Pulau Sumatera. Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 35 titik, disusul Lampung 4 titik, Jambi dan Aceh masing-masing 3 titik, serta Bengkulu, Sumatera Barat dan Bangka Belitung masing-masing 2 titik.
"Untuk Provinsi Riau, jumlah hotspot yang terdeteksi hanya satu titik dan berada di wilayah Kota Dumai. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas titik panas di Riau masih relatif rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera," imbuhnya.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca panas terjadi setelah hujan reda.(*)






