Cuaca Extrim & Angin Kencang Jadi Tantangan KPBD Inhu Padamkan Api
SATGAS - Tim satgas Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, melakukan pemadaman api di wilayah Inhu | Dok : KPBD Inhu
Riaubisa.com, Indragiri Hulu - Cuaca extrim dan angin kencang jadi hambatan tim satgas Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, melakukan pemadaman api. Meski penuh tantangan, api berhasil dijinakkan dengan cepat.
"Kondisi saat ini tidak ada lagi titik api yang muncul karena semua dapat diatasi," kata Kepala KPBD Inhu, Ergusfian, Senin (02/08/2021).
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, ada titik api yang tersebar di wilayah Kabupaten Inhu.
Usai petugas turun, ditemukan titik api yang tersebar di lima titik Kecamatan. Masing masing titik api berhasil dipadamkan dengan waktu dan hari yang berbeda.
Dia mencontohkan, Kecamatan Kuala Cenaku. Di lokasi ini, titik api dipadamkan dengan durasi waktu 5 hari, dengan luas lahan terbakar kurang lebih 5 hektar.
"Kondisi lahan di Kuala Cenaku itu berada di lahan gambut. Cuaca saat itu panas terik ditambah sapuan angin kencang dan membuat tim kita kewalahan memadamkan," jelasnya.
Sementara, di Desa Petalongan, Kecamatan Pasir Penyu, api berhasil dijinakkan oleh petugas selama 2 hari dengan luas lahan terbakar kurang lebih 5 Hektar.
"Di Desa Pesajian Kecamatan Batang Peranap, luas lahan terbakar kurang lebih 1 hektar. Kita berhasil padamkan dengan cepat, tak butuh waktu lama karena kondisi lahan mineral," ulasnya.
Begitu juga dengan titik api di Kecamatan Rengat Barat, tepat di Desa Talang Jerinjing dan Redang. Pemadaman 1 hektar lahan yang terbakar tidak membutuhkan durasi 1-2 hari kerja.






