UIR Masuki Tahap Akhir Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Psikologi

RiauBISA.com, Pekanbaru – Universitas Islam Riau (UIR) memasuki tahap final dalam proses pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi Program Studi (Prodi) Kedokteran Gigi serta Prodi Profesi Psikologi. Tahapan ini ditandai dengan pelaksanaan evaluasi lapangan oleh tim dari Direktorat Kelembagaan (Ditbaga) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada Senin (18/05/2026) di Ruang Sidang Gedung Rektorat UIR.

Kegiatan evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses verifikasi kesiapan akademik dan kelembagaan sebelum izin operasional kedua program studi baru dapat diterbitkan.

Tim evaluator yang hadir terdiri dari Lingga Kresna Adiputra, Abdul Rosid, Sefryan Daru Sasongko, Marwanto, serta sejumlah evaluator lain yang mengikuti secara langsung maupun melalui konferensi daring. Mereka melakukan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari dokumen usulan, borang akademik, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendidikan.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai pihak, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan, perwakilan Pemerintah Kota Pekanbaru, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, serta jajaran Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau. Hadir pula Rektor UIR, Universitas Islam Riau, bersama para wakil rektor dan pejabat struktural lainnya.

Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan pembukaan kedua program studi tersebut telah dilakukan secara matang oleh tim task force universitas. Ia menegaskan bahwa seluruh catatan dari tim evaluator akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan pemenuhan standar yang dipersyaratkan.

“Tim telah mengerjakan semua persiapan dengan sebaik-baiknya. Catatan evaluasi hari ini akan segera kami tindak lanjuti agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Selama proses evaluasi, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan akademik, administrasi, serta fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran gigi dan profesi psikologi.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, memberikan apresiasi atas kesiapan UIR yang dinilai telah bekerja secara sistematis dan terstruktur dalam mengajukan pembukaan program studi baru.

Ia menyebut bahwa tahap evaluasi lapangan ini merupakan bagian krusial untuk memastikan kesesuaian antara dokumen pengajuan dengan kondisi nyata di lapangan, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun standar akademik.

Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi UIR dalam upaya pengembangan institusi dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Riau. Setelah tahap evaluasi ini, proses akan berlanjut ke validasi akreditasi sementara sebelum izin operasional resmi diterbitkan oleh kementerian.

Dengan langkah tersebut, Universitas Islam Riau menegaskan komitmennya sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Riau untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan nasional serta mencetak lulusan yang profesional dan kompetitif. (*)