Antrian BBM di SPBU Masih Terjadi, Masyarakat Diminta Tidak Panik Meski Kekurangan Pasokan Energi
Masyarakat melakukan antrian panjang dalam mengisi BBM di salah satu SPBU yang ada di Kota Pekanbaru | Foto : Arifin Waruwu
RiauBISA.com, Pekanbaru - Masyarakat Kota Pekanbaru masih dihadapi oleh antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Salah satu contoh yang ada di SPBU Jalan Hangtuah, Senin (4/5/2026) siang, dari pantuan di lokasi, antrian tiga hingga empat baris kendaraan mengisi ke pinggir badan jalan.
"Sudah 2 jam lebih saya antri panas-panas isi bensin, karena kemarin malam saya pas mau isi, pas tiba giliran saya langsung stok pertalite habis diarahkan ke pertamax 92," ujar salah seorang warga Pekanbaru, Fitri Ningsih, di sela-sela antrian BBM.
Terhadap kondisi itu, Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mengatakan, saat ini diakui bahwa pasokan energi BBM, memang berkurang dari biasanya. Masyarakat diimbau untuk tenang karena ada proses penyempurnaan pemerintah dalam pasokan BBM untuk menjamin kebutuhan masyarakat Riau.
"Pemerintah akan semaksimal mungkin khususnya untuk Riau, insya Allah itu (BBM) akan terpenuhi dengan baik. Tidak usah panik, santai saja. Kalau memang terjadi antrian mungkin kita harus bersabar dulu," ucap Edi, kepada RiauBISA.com
Terhadap kondisi antrian panjang yang meluber hingga ke pinggir badan jalan, dirinya menyarankan agar masyarakat tidak terus-terusan mengisi BBM di hari yang sama. Hal inilah yang menjadi penyebab antrian panjang terjadi.
"Jangan dalam waktu yang sama kita mengisi di SPBU. Mungkin tunggu waktu-waktu yang agak senggang sedikit," ucapnya menyarankan.
Edi pun berharap kepada semua SPBU agar tidak menangguk di air keruh dalam kondisi masyarakat seperti ini. Harusnya kata dia, semua pengusaha SPBU harus mengedepankan rasa empati tinggi serta mengutamakan kepentingan masyarakat banyak.
"Jangan ada yang coba melakukan penumpukan-penumpukan apalagi penyimpangan. Itu nanti tentu pak Kapolda konsisten sekali terhadap itu bahwa kepentingan masyarakat harus diutamakan. Dan saya yakin pak Kapolda akan menindak tegas
sekecil apapun bentuk pelanggaran," tegasnya. (*)






