Motornya Lemah di Tikungan, Ducati Pabrikan Tiru Spek Aerodinamika Milik Aprilia di Sesi Tes Jerez

Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi | Foto : MotoGP

RiauBISA.com, MotoGP - Motor pabrikan Ducati Lenovo saat ini mulai meniru pengembangan aerodinamika mirip motor pabrikan Aprilia Racing.

Pengembangan ini dilakukan karena sejak awal MotoGP 2026 digelar, Ducati dengan warna khas merah ini belum pernah mencicipi tropi podium.

Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, dalam wawancaranya bersama awak media mengakui jika pihaknya saat ini tengah fokus meningkatkan downforce (daya tekan ke bawah) yang mirip dengan motor Aprilia.

Dengan peningkatan downforce kata dia, motor saat di 'geber' jadi lebih kencang dan punya kecepatan tinggi terutama saat menikung.

"Sangat penting untuk memiliki downforce, terutama di tikungan cepat di mana kita tahu Aprilia telah membuat lompatan besar. Aprilia (motornya) lebih baik daripada kami," kata Tardozzi, dalam wawancaranya melalui media televisi Sky Italia, dikutip RiauBISA.com dari crash, Selasa (28/4/2026).

Semua tim di MotoGP, melakukan pengujian pada motor di Sirkuit de Jerez, Spanyol, Senin (27/4/2026) kemarin. Pengujian ini dilakukan usai balapan utama, Minggu (26/4/2026) selesai dilakukan.

Balapan pada hari Minggu itu menempatkan pembalap Gresini Racing, Alex Marquez memenangi balapan kandang dan diikuti Marco Bezzecchi di posisi kedua dari tim Aprilia Racing dan podium ketiga diraih oleh Fabio Di Giannantonio dari tim VR46.

Tim Ducati Pabrikan pada tahun 2026, mengalami fase kegelapan yang cukup panjang sejak gelaran balapan kelas para raja itu dimulai.

Masa paceklik tim asal Bologna Italia itu, terjadi sejak awal musim MotoGP 2026 ditambah akhir tahun 2025. Belum ada tropi podium race yang diangkat. Tak ingin hasil buruk, tim Ducati Lenovo berusaha melakukan eksperimen untuk motornya kembali menjadi juara.

"Kami sedang melakukan beberapa pengujian aerodinamis untuk menemukan solusi yang tepat, terutama di Tikungan 11 dan 12, tempat Marc Marquez mengalami kecelakaan kemarin," ucap Tardozzi.

Dengan meningkatkan downforce, Tardozzi yakin persoalan yang membuat Marc Marquez kecelakaan di tikungan bisa perlahan diatasi.

"Kemarin juga ada sedikit angin, beban di bagian depan sedikit terangkat disana. Dan (motor) kehilangan cengkeraman depan," ungkap Tardozzi.

Karena persoalan itu, tim Ducati pabrikan bekerja keras untuk mengatasi kesalahan di 2 sektor tingkungan. Terutama di sektor 4.

"Saya percaya mulai dari balapan ini dan terutama dari balapan berikutnya, kami menjadi lebih kompetitif dan bertarung lebih konsisten dengan Aprilia," katanya yakin. (*)

Tags :MotoGP 2026