Camat Kuantan Tengah tak Paham Akar Masalah Sampah; Berhentilah Pencitraan!
Salah satu tumpukan titik sampah depan pasar modern | Foto : Roder
RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Tokoh Masyarakat Kuansing, Buyung Timadijah, menilai Camat Kuantan Tengah tidak memahami akar persoalan sampah meski sudah menerima pelimpahan kewenangan dari Dinas Lingkungan Hidup.
"Persoalan sampah saat ini bukan lantaran warga membuang sampah sembarangan, tapi proses angkutan sampah dari titik kumpul ke TPA yang mandek. Trip angkutan tidak sesuai dengan volume sampah per hari," kata Buyung, kepada RiauBISA.com, Sabtu (25/4/2026).
Akibat tidak paham proses pengangkutan sampah ini, masalah akhirnya muncul. Sampah-sampah di beberapa titik jalan utama menumpuk dan berserakan.
"Benahi dulu angkutan sampah ini menuju ke TPA. Trip angkutan harus sesuai dengan volume sampah per hari. Percuma saja imbauan dan ketegasan kepada warga kalau angkutan sampah mandek, sampah tetap saja menumpuk dan mengeluarkan bau busuk," tegasnya.
Sebelumnya, Camat Kuantan Tengah Eka Putra sempat diberitakan akan memberi sanksi tegas bagi pembuang sampah sembarangan.
Beredar foto sang Camat dengan imbauannya, seolah persoalan sampah selesai dengan menyalahkan masyarakat.
Padahal, menurut warga, penumpukan terjadi karena armada pemerintah tidak rutin dalam proses angkutan sampah.
Seharusnya di tempat titik rawan sampah, pemerintah menyediakan angkutan secara rutin, bukan menyalahkan masyarakat membuang sampah.
"Memang sampah menumpuk di jalan-jalan, kan tidak. Jadi berhentilah pencitraan, fokuslah terhadap kinerja," ujar salah seorang warga yang melintasi jalan dengan tumpukan sampah busuk di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah. (*)






