Pembangunan Jembatan Tahap II Dimulai, Polda Riau Kerahkan 120 Personel Satgas
Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi melepas 120 personel Satgas Darurat Jembatan untuk pembangunan jembatan tahap II. (dok. Polda Riau)
RiauBISA.com, Pekanbaru – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau resmi dimulai. Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, Polda Riau mengerahkan sebanyak 120 personel yang tergabung dalam Satgas Darurat Jembatan.
Pelepasan personel dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, di Mapolda Riau, Rabu (15/4). Turut hadir sejumlah pejabat utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Hengki menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya dalam membuka akses konektivitas masyarakat di wilayah pelosok.
“Jembatan ini memiliki peran vital, tidak hanya sebagai akses penghubung, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap potensi gangguan terhadap proyek strategis tersebut harus ditangani secara serius, profesional, dan terukur.
Adapun total 120 personel yang diterjunkan terdiri dari 70 personel Sat Brimob, 30 personel Polda Riau, serta 20 personel Direktorat Polairud Polda Riau.
Pembangunan tahap II ini mencakup 83 jembatan yang dikerjakan secara bertahap dalam dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak 44 jembatan akan berlangsung mulai 15 April hingga 15 Mei 2026, dilanjutkan gelombang kedua sebanyak 39 jembatan pada 16 Mei hingga 16 Juni 2026.
Menurut Hengki, pembagian tahapan tersebut menunjukkan bahwa proyek dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pola pengamanan harus mampu menyesuaikan dengan dinamika di lapangan serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.
Ia juga memberikan sejumlah arahan kepada personel, di antaranya mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalisme dan integritas, memperkuat koordinasi, menjaga kondisi fisik dan mental, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Di akhir arahannya, Hengki berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Tunjukkan bahwa Polda Riau siap menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” tutupnya. (*)






