Advertorial DPRD Riau

Kedisiplinan Anggota DPRD Riau di Rapat Paripurna Dipertanyakan

Rapat paripurna DPRD Riau yang dipimpin Wakil Ketua, Parisman Ikhwan, Senin (16/3/2026) hanya dihadiri segelintir anggota.

RiauBISA.com, Pekanbaru - DPRD Riau kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda, penyampaian jawaban Gubernur atas pandangan fraksi terhadap LKPJ Kepala daerah tahun 2025 sekaligus pembentukan Pansus, Senin (16/03/2026).

Paripurna ini dipimpin oleh Wakil ketua DPRD Riau, Parisman Ikhwan didampingi oleh Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi mewakili Plt Gubernur Riau. 

Menariknya, dalam rapat paripurna kali ini salah satu anggota DPRD Riau Indra Gunawan Eet mempertanyakan ketidakhadiran 3 pimpinan dewan lainnya kepada pimpinan sidang paripurna, Parisman Ikhwan.

Menjawab hal itu, Parisman mengatakan bahwa ketiga pimpinan dewan lainnya tengah menghadiri undangan Forkopimda Riau dan ada juga yang tengah umroh. Sementara satu pimpinan dewan lainnya sudah meminta ijin ke pihaknya, ucap politisi fraksi Partai Golkar itu.

Masih terkait kedisiplinan anggota dewan, menurut pimpinan sidang bahwa berdasarkan absensi dari Sekretariat dewan jumlah anggota dewan yang hadir pada paripurna kali ini sebanyak 38 orang dari 65 anggota dewan. Padahal berdasarkan pantauan di ruang paripurna hanya dihadiri 31 anggota dewan saja termasuk pimpinan sidang , Parisman Ikhwan.

Menariknya lagi pada paripurna dewan kali ini, masih ada saja anggota dewan yang mengenakan celana jeans hitam berinisial AT. Politisi fraksi Demokrat itu tampak santai memasuki ruangan paripurna seraya memegang hp.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau, Imustiar saat dikonfirmasi enggan memberikan konfirmasi apakah pengenaan celana jeans oleh anggota dewan itu menyalahi tata tertib (tatib) DPRD Riau atau tidak. 

Anggota dewan fraksi Golkar itu hanya mengatakan bahwa pihaknya nanti akan memberitahu yang bersangkutan.

"Nanti saya kasih tahu dia. Anak muda satu ini agak beda sedikit," jawab Imustiar via Whatshapnya. 

Saat didesak apakah apakah pengenaan celana jeans dibolehkan di rapat paripurna atau tidak, hingga berita ini dipublish Imustiar belum memberikan jawaban. (adv/fin)