Difitnah Berita Selingkuh, Wakil Bupati Kuansing Bakal Tempuh Jalur Hukum
Wakil Bupati Kuansing, Muklisin | Foto : Roder
RiauBISA.com, Teluk Kuantan - Wakil Bupati Kuansing, Muklisin, bakal menempuh jalur hukum terkait adanya salah satu pemberitaan media online yang menuliskan bahwa dirinya melakukan dugaan perselingkuhan.
Menurut dia, pemberitaan itu merupakan berita bohong, fitnah dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain melakukan pelanggaran etika jurnalistik, pemberitaan itu juga tidak terkonfirmasi dan hanya memberitakan dari sudut negatif dan pembunuhan karakter.
"Pemberitaan yang menghakimi saya itu jelas fitnah sadis dan membunuh karakter saya secara pribadi maupun pejabat publik," ujar Muklisin, kepada awak media RiauBISA.com, Minggu (29/3/2026).
Dia menilai pemberitaan yang itu terlihat di framing sedemikan rupa dan sengaja dibuat untuk menjatuhkan wibawa diri pribadi, keluarga dan jabatannya selaku Wakil Bupati Kuansing serta nama baik daerah.
Atas beredarnya berita tersebut, Muklisin meminta kepada masyarakat untuk tenang dan tidak mudah percaya terhadap berita hoaks dan fitnah seperti itu.
"Ini berita ngarang, fitnah. Ini sudah merugikan nama baik saya baik secara pribadi, keluarga dan selaku pejabat daerah," tegas Muklisin.
Terkait tindak lanjut atas hal ini, dia bersama penasehat hukum, berencana membawa masalah ini ke ranah hukum pidana. Pemberitaan bohong dan fitnah itu juga telah di screenshoot.
"Kita juga akan melaporkan ke dewan pers, saya bersama pengacara juga akan laporkan kasus ini ke Polda Riau. Karena kalau di diamkan akan menjadi pembenaran," ungkap Muklisin tegas.
Sebelumnya diketahui, salah satu media online memberitakan terkait dengan isu perselingkuhan Wabup Muklisin dengan wanita berinisial VA, tetapi Muklisin membantah keras bahwa itu adalah fitnah.
Sementara Pengacara RC, Irpan menyampaikan klarifikasi kliennya bahwa hubungannya dengan wabup Kuansing sampai saat ini baik-baik saja tidak ada persoalan.
"Ya, kami baik-baik saja, hubungan silahturahmi dengan Wabup Kuansing tidak ada persoalan, tuduhan itu sangat tidak berdasar dan saya tidak pernah menyampaikan kepada media manapun sesuai berita yang beredar," ujar Irpan selaku PH RC.
Irpan menegaskan, kliennya juga menyampaikan bahwa di momen idul fitri ini, harusnya hal-hal positif harus dibangun.
"Kita tahu semuanya punya keluarga dan Wabup Kuansing juga punya keluarga. Harusnya mereka yang menebar berita bohong atau hoax memikirkan itu," tuturnya.
Kedekatannya dengan Wabup Kuansing, sudah sepantasnya jangan disalahartikan. Sebab, dirinya sudah mengenal dari tahun 2014. "Ketika Wabup menjabat pada saat ini hal yang wajar ketika hubungan silahturahmi ini terbangun kembali," kata dia.
Terkait persoalan perdamaian yg sebelumnya diberitakan, RC tidak membantah kalau memang ada persoalan yang diselesaikan.
"Dan itu terkait pemesanan jilbab dalam jumlah besar pada beberapa waktu lalu yang di selesaikan oleh Wabup Kuansing dan semuanya sudah clear," terang Irpan. (*)






